Doa Ketika Galau dan Risau

Pendidikan —Jumat, 18 Dec 2020 23:02
    Bagikan:  
Doa Ketika Galau dan Risau
(foto:dikki)

POSKOTAJABAR, BANDUNG. 

Doa Ketika Galau dan Risau  - Galau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti kacau tidak keruan (pikiran). Sementara risau dalam KBBI berarti gelisah atau rusuh hati.

Doa Ketika Galau dan Risau - Dilansir dari laman NU, kegalauan dan kerisauan sekali waktu dapat hinggap. Pada saat seperti itu dunia terasa berhenti berputar karena suasana batin yang kalut dan cemas.

 

BACA JUGA : Pelaku Mengaku Sering Digentayangi Arwah Korban Menjadi Awal Terbongkarnya Pembunuhan Hilda

 

Pada saat seperti ini kita dianjurkan untuk membaca doa riwayat Ibnu Sinni sebagai berikut:

 

 أعُوذُ بِكَلِماتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ، وَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّياطِينِ وأنْ يَحْضُرُونِ‏

A‘ūdzu bi kalimātillāhit tāmmāti min ghadhabihī, wa ‘iqābihī, wa syarri ‘ibādihī, wa min hamazātis syayāthīni wa an yahdhurūn.

 

BACA JUGA : Pencuri Spesialis Minimarket Dibekuk Polisi di Koja, Beraksi Hanya Menggunakan Celana Dalam

 

Artinya

“Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, siksa-Nya, keburukan hamba-Nya, gangguan setan, dan setan yang hadir.”

Doa ini dapat dibaca ketika galau dan risau serta cemas menyergap di malam hari sehingga menggangu saat tidur.

 

Doa ini pernah diajarkan oleh Rasulullah saw kepada sahabat Al-Walid Ibnul Walid:

روينا في كتاب ابن السني، عن الوليد بن الوليد رضي اللّه عنه أنه قال‏:‏ يارسول اللّه‏!‏ إني أجدُ وحشةً، قال‏:‏‏"‏إذَا أخَذْتَ مَضْجَعَكَ فَقُلْ‏:‏ أعُوذُ بِكَلِماتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ، وَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّياطِينِ وأنْ يَحْضُرُونِ‏.‏ فإنَّها لا تَضُرُّكَ أوْ لا تَقْرَبُكَ‏"

 

BACA JUGA : Santri Bawa Senjata Tajam Hendak ke Jakarta, Kena Razia di Cicalengka

 

Artinya

“Diriwayatkan kepada kami di Kitab Ibnu Sinni dari Al-Walid Ibnul Walid ra., ia berkata, ‘Wahai Rasulullah, saya merasa gelisah.’ ‘Bila kau naik ke tempat tidur, hendaklah berdoa, ‘A‘ūdzu bi kalimātillāhit tāmmāti min ghadhabihī, wa ‘iqābihī, wa syarri ‘ibādihī, wa min hamazātis syayāthīni wa an yahdhurūn.’ Niscaya ia tidak membahayakanmu atau tidak mendekatimu,’” (HR Ibnu Sinni). (dwa)

 

Doa Galau, Doa Risau, Galau, Risau, Galau Risau

 

Editor: Dikki
    Bagikan: