BIN Membantah Berita yang Menyebutkan Ada Anggota BIN yang Tertangkap oleh FPI

Jawa Barat —Senin, 21 Dec 2020 19:31
    Bagikan:  
BIN Membantah Berita yang Menyebutkan Ada Anggota BIN yang Tertangkap oleh FPI
Deputi VII BIN, Wawan Hari Purwanto, membantah ada anggotanya yang tertangkap FPI. (reqnews)

POSKOTAJABAR, JAKARTA. 

Badan Intelejen Negara (BIN) membantah berita yang menyebutkan ada anggota BIN yang tertangkap oleh Front Pembela Islam (FPI). Tidak ada nama anggota BIN sebagaimana yang dilansir tertangkap oleh FPI. Sehingga, kalau ada yang mengatakan ada anggota BIN yang tertangkap FPI, itu semua adalah hoaks. Demikian dikatakan, Deputi VII BIN, Wawan Hari Purwanto, Senin (21/12/2020), terkait pernyataan FPI yang menyebutkan telah menangkap intelijen BIN.

Pernyataan Wawan Hari Purwanto itu disampaikan menyusul belakangan ini beredar berita yang menyebutkan ada tiga anggota BIN yang tertangkap FPI. 

"Tidak ada nama anggota BIN sebagaimana dilansir tertangkap oleh FPI. Mereka semua yang disebutkan oleh FPI jelas-jelas bukan anggota BIN alias anggota BIN gadungan. Juga tidak ada operasi yang bernama operasi Delima di BIN. Untuk apa membuntuti pimpinan FPI, ketemu langsung saja bisa," kata Wawan Hari Purwanto.

BACA JUGA:  Keluarga Enam Laskar FPI yang Tewas Tertembak Mengajak Kapolda Metro Jaya Untuk Melakukan Mubahalah

Selain itu, kartu anggota yang digunakan ketiga orang yang mengaku anggota BIN tersebut juga palsu, bukan seperti yang dimiliki BIN asli. Sekarang ini, banyak orang mengaku anggota BIN di berbagai wilayah di Indonesia. Banyak juga yang dijatuhi hukuman di pengadilan. 

"Apalagi membawa kartu identitas. Hal ini tidak mungkin dilakukan dalam operasi intelijen. Apalagi disebut ada Deputi 22. Tidak ada Deputi 22 itu di BIN," tegasnya. 

Di BIN juga tidak ada surat perintah (sprint) secara tertulis operasi apapun. Sehingga, kalau ada surat perintah berisi nama dan sandi operasi  secara tertulis, apapun itu namanya, semua tidak benar. Sebab, di BIN tidak lazim ada tugas operasi  di-sprint-kan.

BACA JUGA:  Tim Pemenangan Gibran Rakabuming dan PDIP Harus Segera Mengklarifiksii Terkait Isu Bansos

"Jika ada orang yang mengaku-aku dari BIN, silakan dilaporkan kepada yang berwajib. Biar jelas dan tuntas secara hukum dan tidak digoreng di panggung opini publik," kilahnya. (rizal/win)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait