Satgas Covid-19, Tindak 40 Warga dan Wisatawan yang Melanggar Prokes di Pantai Barat Pangandaran

Jawa Barat —Minggu, 27 Dec 2020 15:55
    Bagikan:  
Satgas Covid-19, Tindak 40 Warga dan Wisatawan yang Melanggar Prokes di Pantai Barat Pangandaran
Petugas sedang menegur wisatawan yang tidak menggunakan masker di pantai barat pangandaran (dry)
POSKOTAJABAR, PANGANDARAN.

Satgas Covid-19 menindak sejumlah warga dan wisatawan di objek wisata Pantai Barat Pangandaran yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes).
Sebanyak 40 warga dan wisatawan yang melanggar Prokes mendapat hukuman push up dari petugas gabungan Polsek Pangandaran, Koramil 1320/Pangandaran, Satpol PP dan Dishub Kabupaten Pangandaran.

Warga dan wisatawan yang ditindak mendapatkan hukuman hasil dari razia Operasi Yustisi yang dilakukan Satgas Covid-19 Kecamatan Pangandaran di kawasan Pantai barat Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (26/12/2020).

Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadi,  mengatakan, saat melakukan operasi yustisi, beberapa wisatawan yang melintas di wilayah itu memang kedapatan tidak memakai masker. 

"Sesuai dengan aturan protokol kesehatan, sehingga membuat petugas harus bertindak dengan memberikan hukuman push up," ujarnya kepada POSKOTAJABAR, Sabtu (26/12/2020).

Satgas Covid-19, Tindak 40 Warga dan Wisatawan yang Melanggar Prokes di Pantai Barat Pangandaran

Semua itu, lanjut Suyadi, dilakukan untuk mendisiplikan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. Tujuannya, adalah untuk mencegah terjadinya penularan virus Corona atau Covid-19.

"Guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19," katanya.

Suyadi menjelaskan hukuman seperti teguran dan push up yang diberikan oleh petugas, tidak lain adalah agar masyarakat yang kurang sadar atas pelanggarannya dapat disiplin dan mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi yang masih terus mewabah ini.

 "Tindakan dengan teguran dan push up guna mendisiplinkan masyarakat, agar selalu mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker setiap saat," sebutnya.

Selain itu, kata dia, dalam operasi juga diberikan teguran dan sanksi sosial untuk mengimbau dan memberikan edukasi kepada warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

"Operasi Yustisi ini juga bertujuan untuk menyadarkan masyarakat menggunakan masker sesuai protokol kesehatan agar masyarakat tidak terpapar virus corona," jelasnya.

Dia berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan efek jera bagi pelanggar protokol kesehatan. Sehingga nantinya mereka dapat mengikuti protokol sesuai yang diharapkan.


"Operasi yustisi kali ini petugas gabungan menindak 40 orang yang melanggar protokol kesehatan. Sebanyak 18 orang itu menerima tindakan berupa sanksi fisik push up karena tidak membawa dan menggunakan masker dengan benar," pungkasnya. (dry)
Editor: Ririn
    Bagikan:  


Berita Terkait