Polres Bekasi Kota Berhasil Meringkus Komplotan Begal yang Menewaskan Seorang Remaja

Kriminal —Senin, 28 Dec 2020 20:13
    Bagikan:  
Polres Bekasi Kota Berhasil Meringkus Komplotan Begal yang Menewaskan Seorang Remaja
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Wijonarko, menunjukkan barang bukti yang digunakan pelaku menghabisi korban. (Ist.)

POSKOTAJABAR, BEKASI. 

Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Bekasi Utara berhasil meringkus komplotan begal yang menewaskan seorang remaja Andika Putra (16), pada Senin (21/12/2020) dini hari lalu. Sebanyak tujuh orang diamankan. Belakangan diketahui mereka merupakan anggota geng motor yang menamakan kelompok Akatsuki. Kejadian yang menimpa almarhum Andika Putra, pengendara sepeda motor, terjadi di Jalan Perjuangan, Kecamatan Bekasi Utara.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Wijonarko, menyebutkan dari ketujuh tersangka yang ditangkap, tiga diantaranaya masih di bawah umur. Sementara, empat tersangka lain masing masing Nur Fajar (25), Muhammad Alfrans (18), Muhammad Nur Fadillah (25), dan Akmal (18).

”Kawanan geng motor ini menamakan ditinya Akatsuki 2018. Setiap beraksi kawanan geng motor ini selalu menciderai korbanya dengan senjata tajam,” ungkap Kapolres, Senin (28/12). 

BACA JUGA:  Pemkab Garut Menutup Tempat-tempat Lokasi Perayaan Tahun Baru

Awal mula penangkapan pelaku berdasarkan identifikasi CCTV yang merekam saat korban dihadang dan dianiaya menggunakan senjata tajam. Hasil penyelidikan petugas berhasil mengetahui beberapa pelaku pada hari Jumat (25/12)  sekitar pukul pukul 20.00 WIB.

“Kita menangkap satu pelaku. Kita kembangkan dan berhasil menangkap tiga pelaku lainnya yaitu di Jakarta Selatan. Berlanjut dan pada hari Minggu (27/12), kita mengamankan tiga pelaku lagi,” ujarnya.

Kombes Wijonarko mengatakan, pembegalan direncanakan saat mereka berkumpul, nongkrong di sebuah warung ‘Warso’ di Taman Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Ketika itu, mereka sepakat untuk membegal dengan mencari sasaran pengendara motor yang berjalan sendirian.

Kemudian, dengan menggunakan empat sepeda motor delapan pelaku berkeliling mencari mangsa dengan membawa senjata tajam jenis celurit dan golok. Hingga akhirnya komplotan ini berpapasan dengan korban, Andika Putra Pramana (16), yang sendirian mengendarai motor.

Korban langsung dikepung. Namun, lantaran ada perlawanan kawanan itu langsung menghabisi korban dengan sejumah tebasan celurit dan golok. Remaja itu ambruk bersimbah darah, sementara sepeda motor dibawa kabur pelaku.

BACA JUGA:  Kapolresta Tasikmalaya Menerima Penghargaan dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia di Tasikmalaya

Atas perbuatannya para tersangka dikenakan Pasal 365 ayat 4 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup.

Sang Ibu Emosi

Sementara itu ibu korban, Putri Savitri,  yang hadir di Polres Metro Bekasi Kota tak kuasa menahan emosi saat melihat para tersangka dihadirkan.

“Mereka manusia berhati iblis, tidak memiliki rasa kemanusiaan. Mereka harus dihukum mati,” ucapnya, dengan nada tinggi. 

Sambil terbata bata ia mengatakan, akibat ulah para pelaku kini anak yang tersisa tinggal satu. “Saya punya anak dua , lelaki semua dan anak sulung kami sudah dibunuh oleh manusia berhati iblis itu. Sekarang anakku tinggal semata wayang,” ujarnya, sambil berlinang air mata. (yahya/win)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait