Sering Resahkan Pengguna Jalan, Belasan Anak Punk di Indramayu Dirazia

Jawa Barat —Selasa, 5 Jan 2021 15:47
    Bagikan:  
Sering Resahkan Pengguna Jalan, Belasan Anak Punk di Indramayu Dirazia
Belasan anak-anak punk setelah terjaring razia sedang mendapatkan arahan di Markas Polres Indramayu. (foto:Yan)

POSKOTAJABAR, INDRAMAYU.

Dinilai sering meresahkan para pengguna jalan raya di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat  sebanyak 14 anak punk diamankan petugas Sat Sabhara Polres Indramayu, Selasa (05/01/2021). Razia anak-anak punk ini bertujuan menekan aksi premanisme jalanan di wilayah hukum Polres Indramayu.

Anak-anak punk ini ditengarai sering meresahkan para pengguna jalan dengan meminta  uang kepada pengendara serta warga masyarakat di sekitar lokasi. 



BACA JUGA : Kemendikbud Buka Formasi CPNS Guru


Belasan anak punk tersebut kemudian dibawa ke Mapolres Indramayu untuk didata dan dibina membuat surat pernyataan dan diperbolehkan pulang ke rumahnya.

 

“Jumlah anak punk yang diamankan sebanyak 14 orang. Mereka kita lakukan pembinaan dan pendataan. Kami pun menghubungi pihak keluarga dan aparat desa masing-masing. Setelah itu kita serahkan kembali kepada keluarganya. Namun sebelumnya membuat surat pernyataan agar tidak meresahkan masyarakat diketahui keluarga dan aparat desa, " ucap Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang melalui Kasat Sabhara Iptu Suprapto, Selasa (05/01/2021).

 Belasan anak-anak punk itu lanjut Iptu Suprapto diambil dari titik-titik  rawan kemacetan dan rawan kejahatan. Misalnya di perempatan lampu merah Celeng, Kecamatan Lohbener. 




BACA JUGA : Mantan Personel Trio Macan, Chacha Sherly Alami Kecelakaan Beruntun di Semarang



Selain itu di perempatan lampu merah Bangkaloa, lampu merah Jatibarang dan perempatan lampu merah Bunderan Mangga, Kecamatan Indramayu, ujarnya didampingi Kasubbag Humas Polres Indramayu AKP Budiyanto.

 "Operasi ini kita lakukan menyusul banyaknya laporan dari masyarakat tentang ulah mereka yang dinilai meresahkan. Operasi penyakit masyarakat atau Pekat seperti ini akan kita agendakan. Namun dengan waktu yang belum ditentukan. Artinya kita akan melakukan operasi secara dadakan dan spontan," ujarnya. 




BACA JUGA : Pemerintah Harus Tegas Sikapi Drone Mata-mata di Perairan Indonesia


 

Ia menambahkan, tujuan operasi Pekat yaitu untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Terutama bertujuan memberantas dan menekan tindak premanisme yang terjadi di wilayah hukum Polres Indramayu.(Yan)

BACA JUGA :  Perseteruan Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso Kembali Berlanjut

Editor: Suherlan
    Bagikan: