Seorang Pedagang di Tasikmalaya Meninggal Diduga Akibat Covid-19

Jawa Barat —Selasa, 5 Jan 2021 17:14
    Bagikan:  
Seorang Pedagang di Tasikmalaya Meninggal Diduga Akibat Covid-19
Polsek Cibeureum langsung pasang garis police di halaman kontrakan korban (Kris)

POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA

Setelah pulang dari Bekasi Endang Suherman(58) Warga Kampung Gunung Salikur, Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, meninggal dunia di dalam kontrakannya, Senin (4/1/2021). sore. 

Salah seorang warga, Aah Komariah (51) menuturkan korban setelah pulang dari bekasi biasanya kelihatan ceria setelah ketemu anaknya, tapi setelah dilihat korban kaya mengeluh tidak seperti biasanya.

Kata dia, korban Endang Suherman, katanya semalam sempat mengeluhkan sakit dada kepada warga dan Korban juga bercerita bahwa badannya sakit dan rasa hidungnyanpun tidak bisa mencium bau-bauan.

BACA JUGA : Kevin Sanjaya Positif Covid-19, Indonesia Gagal Diperkuat di Thailand

"Setelah dapat kabar dari warga, Saya langsung menganjurkan untuk segera diperiksakan ke dokter ataupun rumah sakit tapi dia gak mau takut disuntik mati," ujar

"Padahal sebelumnya Endang pergi ke bekasi selama tiga hari untuk menemuin anaknya, tapi datang ke Tasikmalaya malah mengeluh sakit," ucapnya.

Kemudian, kata dia, biasanya setelah datang dari luar kota, siangnya korban mempersiapkan untuk berdagang, tetapi setelah sore hari korban tak kunjung keluar dari kontrakannya

"Waktu dagang juga korban ini sudah sakit. Bahkan ke pembeli juga sempat bilang jangan dekat-dekat, saya takutnya Corona dan saya akan isolasi mandiri kata Endang ke saya," ucap Aah.

Sementara itu, pemilik kontrakan Nendah mengatakan, korban sudah sekitar 2 bulan mengontrak disini dan hidup sendirian dan korban pada waktu itu meminta izin ke saya katanya mau ke bekasi nengok anaknya selama tiga hari dan pulang mengeluhkan sakit.

BACA JUGA : MYD Tersangka Kasus Video Mesum, Ini Hukuman Tuhan Atas Perbuatan Saya

Kapolsek Cibeureum AKP Suyitno mengatakan meninggalnya korban akibat sakit setelah pulang dari bekasi, karena itu kami dapat keterangan dari sejumlah warga bahwa korban ini sempat mengeluhkan sakit.

Jadi korban itu sakit gejalanya seperti Covid-19. Saat ini kami menunggu tim satgas untuk pemulasaraan nya langsung di TKP.

Pihaknya pun meminta agar warga yang sempat kontak dengan korban untuk tidak berinteraksi dengan yang lain sebagai langkah pencegahan yakni untuk isolasi mandiri

Berharap tim satgas melakukan tracing untuk mencegah adanya penularan dari korban, karena waktu itu korban sempat bercerita mengalami sakit yang mirip seperti covid dengan melakukan swab," terangnya. (Kris)

Editor: Ririn
    Bagikan:  


Berita Terkait