Penanganan Covid-19 di Kabupaten Garut Tetap Menjadi Perhatian Khusus

Jawa Barat —Selasa, 5 Jan 2021 17:24
    Bagikan:  
Penanganan Covid-19 di Kabupaten Garut Tetap Menjadi Perhatian Khusus
Bupati Garut Rudy Gunawan memimpin apel gabungan di halaman Setda Kab. Garut (Kris)

POSKOTAJABAR, GARUT

Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Garut pada tahun 2021 tetap menjadi perhatian Khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, dalam Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Garut, tepatnya di Jalan Pembangunan, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (4/1/2020).

Ini mengenai Covid-19, Covid-19 menjadi perhatian Khusus kita, dan menjadi kewajiban kita, kemarin sudah dibuatkan perencanaan, termasuk penganggarannya.

BACA JUGA : Kevin Sanjaya Positif Covid-19, Indonesia Gagal Diperkuat di Thailand

"Kita tetap melakukan langkah-langkah dalam rangka, pelaksanaan tracking, tracing, dan sekarang ada treatment, itu mengacu kepada, peraturan Menteri Kesehatan sekarang, karena yang diperiksa itu yang bergejala,’’ ujarnya

Rudy juga menyampaikan berdasarkan laporan dari Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P)Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, tercatat ada sekitar 20 ribu orang yang terpapar Covid-19.

“Banyak yang tidak bergejala tetapi kontak erat, positif tapi sehat sendiri, ini hebatnya, mungkin banyak sekarang yang berkeliaran, kata Kabid P2P mungkin ada di Garut ini sekitar 20 ribu yang terkena positif, tapi sekarangkan yang sudah positif, keluar masuk, keluar masuk, keluar masuk,” ucapnya.

BACA JUGA : Di Jabar, Pembelajaran Tatap Muka Dilakukan Bertahap, dengan Prinsip Sukarela

Pihaknya, akan segera menyiapkan langkah-langkah konkret khususnya menghadapi vaksinasi yang akan segera dilaksanakan.

“Tetap ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, apalagi hal yang berhubungan dengan bagaimana kita menyiapkan langkah-langkah kongkrit, untuk menghadapi pelaksanaan vaksinasi," tambahnya

Bupati Garut menyarankan Dinas Kesehatan Garut untuk melakukan study banding ke Kota Depok, yang sebelumnya telah melakukan simulasi vaksinasi. “Pada waktu Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengadakan kunjungan kerja ke Kabupaten Garut, beliau sudah melakukan dan memimpin langsung masalah simulasi di Kota Depok.

BACA JUGA : Setelah Chelsea Kalah dari Manchester City, Beredar Kabar Frank Lampard Bakal Diganti Thomas Tuchel

Bahkan persiapan vaksinasi ini harus dipersiapkan dengan baik termasuk dengan persiapan dari alat-alat yang dibutuhkan.

“Jadi ini harus dipersiapkan betul, apa yang harus dibeli hal-hal yang berhubungan dengan membeli kulkas minimal 70 derajat beli,"ujarnya

Hal tersebut harus di sesuaikan dengan e-katalog, supaya tidak pusing, ada yang nawarkan tidak, kalau ada katalog provinsi belinya merek apa beli, supaya aman, kata BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) merek apa itu (yang dibeli), kata Dinkes merek apa, kata WHO (World Health Organization) merk apa itu yang dibeli, harganya sesuai dengan e katalog. (Kris)

Editor: Ririn
    Bagikan:  


Berita Terkait