Covid-19 Meningkat, BPBD Pangandaran Gencar Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Jawa Barat —Rabu, 6 Jan 2021 06:33
    Bagikan:  
Covid-19 Meningkat, BPBD Pangandaran Gencar Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Petugas BPBD Pangandaran lengkap dengan mengenakan Alat Pelindung Diri sedang menyemprot disinfektan di salah satu rumah warga (foto: ist)
POSKOTAJABAR,PANGANDARAN

Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Pangandaran melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) rutin melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah perkantoran dan tempat wisata. Penyemprotan disinfektan dilakukan seiring meningkatnya kasus positif dan untuk mencegah timbulnya klaster baru Covid-19.

Asda III Kabupaten Pangandaran yang juga Plt Kepala BPBD Pangandaran, Suheryana mengatakan penyemprotan disinfektan rutin dilakukan di perkantoran dua minggu sekali, kemudian untuk di wilayah kecamatan satu bulan sekali.

"Kalau untuk dikawasan objek wisata dilakukan sesering mungkin, apalagi pasca libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru-red)," ujarnya kepada POSKOTAJABAR saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (05/01/2021).



Menurut Suheryana, penyemprotan disinfektan dilokasi tertentu juga dilakukan, sesuai dengan permintaan dari masyarakat.

"Dan perlu diketahui oleh masyarakat bahwa penyemprotan disinfektan ini gratis alias tidak dikenakan biaya," katanya.






Saat ini, kata dia, Pemkab sudah mempunyai alat termasuk tangki untuk penyemprotan disinfektan tersebut dan kita juga mempunyai personel yang dilengkapi APD.

"Jadi personel yang melakukan penyemprotan disinfektan itu harus pakai Alat Pelindung Diri," terangnya.

Pria yang kerap disapa Abah Suhe itu mengatakan bahwa untuk penyemprotan disinfektan di Puskesmas itu secara mandiri dilakukan oleh Dinas Kesehatan untuk di dalam ruangan.





"Terkecuali perlu pemyemprotan diluar ruangan Puskesmas, tapi itu sipatnya tentatif," paparnya.

Pada hari Senin (04/01/2021) kemarin, Palang Merah Indonesia (PMI) juga melakukan penyemprotan di Setda Pangandaran.

"Kita selalu berkoordinasi dengan PMI," tandasnya. (dry)






Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait