Terendam Banjir, Petani Asal Desa Ciganjeng Pangandaran Terancam Gagal Panen

Jawa Barat —Rabu, 6 Jan 2021 20:27
    Bagikan:  
Terendam Banjir, Petani Asal Desa Ciganjeng Pangandaran Terancam Gagal Panen
Areal pesawahan di blok liposos Desa Ciganjeng yang terendam banjir air kiriman dari sungai Citanduy (foto: ist)
POSKOTAJABAR,PANGANDARAN.

Ratusan hektare sawah milik petani di Blok Liposos Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terendam banjir. Rabu (06/01/2021). Banjir yang merendam ratusan hektare sawah warga itu akibat meluapnya Sungai Citanduy.

Akibatnya, petani yang sawahnya terendam banjir itu terancam gagal panen. Seperti yang diungkapkan salah seorang petani setempat, Darsem (46) mengaku, banjir yang merendam sawah warga itu diakibatkan air sungai Citanduy yang meluap.

"Banjir tersebut terbilang lama surutnya, dampaknya ketika orang lain panen, kita disini tidak akan bisa panen," aku dia kepada wartawan, Rabu (06/01/2021).






Dia mengatakan, gara-gara meluapnya air Sungai Citanduy, areal persawahan di sekitar blok Liposod tidak bisa panen seperti halnya yang mempunyai sawah di area lain. 

"Semoga banjir ini cepat surut dan ada tanggapan dari pihak terkait untuk memperbaiki serta mencari solusi supaya sawah di area sini tidak kebanjiran terus," ungkapnya.



BACA JUGA : Di Kota Sukabumi, Seorang Pria Lanjut Usia Ditemukan Meninggal di Pinggir Gang




Kata dia, areal sawah yang kebanjiran luasnya kemungkinan mencapai ratusan hektare. 

"Areal sawah yang terendam banjir itu merupakan milik petani yang meliputi warga Desa  Ciganjeng dan Desa Tunggilis," sebutnya.





Hal senada dikatakan petani lainnya, Warno petani asal Desa Tunggilis mengungkapkan, banjir ini terus terjadi setiap tahunnya, apalagi ketika turun hujan deras. 

"Anehnya sampai sekarang, belum juga ada perbaikan khususnya dari penyebab terjadinya banjir yang mengakibatkan kami gagal panen," cetusnya heran.





Jika dibutuhkan untuk memperbaiki penyebab banjir, kata dia, para petani termasuk dirinya akan siap membantu pemerintah demi melancarkan bertaninya warga di area sawah tersebut. 

"Para petani disini siap membantu pemeritah, karena kalau seperti ini terus kami yang rugi," tukasnya. (dry)






Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait