Puluhan Pegawai P3D Wilayah Kabupaten Pangandaran dan Samsat Pangandaran Jalani Swab Test

Jawa Barat —Kamis, 7 Jan 2021 09:04
    Bagikan:  
Puluhan Pegawai P3D Wilayah Kabupaten Pangandaran dan Samsat Pangandaran Jalani Swab Test
Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kabupaten Pangandaran Asep Cucu saat menjalani test swab yang dilakukan petugas Labkesda Kabupaten Pangandaran (foto: dry)

POSKOTAJABAR,PANGANDARAN.

Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kabupaten Pangandaran menggelar swab test  massal di ruang rapat P3D, Rabu (06/01/2021). Test swab tersebut diikuti sebanyak 67 orang yang terdiri ASN dan Non ASN Bapenda Jabar, Kepolisian, Jasa Raharja, Bank BJB dan unsur pendukung lainnya seperti pedagang di kantin dan pegawai foto copy. 

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah  Kabupaten Pangandaran Asep Cucu mengatakan, pelaksanaan swab test ini dilakukan kepada seluruh pegawai yang ada di kantor P3D Wilayah Kabupaten Pangandaran dalam rangka penjagaan atau antisifasi.

"Seperti kita ketahui, dalam massa pandemi covid-19 ini kan sekarang sudah menyebar ke instansi-intansi pelayanan, nah kita juga melaksanakan test swab sebagai upaya antisifasi," ujar Asep saat ditemui POSKOTAJABAR di ruang kerjanya usai pelaksanaan test swab, Rabu (06/01/2021).







Kata dia, pelaksanaan test swab bagi pegawai baik itu Bapeda, Kepolisian, Jasa Raharja, Bank BJB juga di lingkungan sekitar kantor P3D Wilayah Kabupaten Pangandaran. 

"Sebenarnya pelaksanaan test swab ini merupakan yang ketiga kalinya dan hasilnya yang sebelum-belumnya negatif semua," katanya.





Cucu berharap hasil dari pelaksanaan test swab hari ini mudah-mudahan sehat semuanya negatif.

"Hasil test swab dari Labkesda Pangandaran belum keluar, mudah-mudahan semua negatif," harapnya.





Cucu menyampaikan, sebanyak 72 orang pegawai yang di daftarkan untuk menjalani test swab hari ini.

"Dari 72 pegawai hanya 67 pegawai yang mengikuti test swab diantaranya, 41 orang ASN dan Non ASN dari Bapeda, kepolisian 16 orang, Jasa Raharja 2 orang, Bank BJB 2 orang dan 5 orang lainnya dari pedagang di kantin," pungkasnya. (dry)







Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait