Pendataan Vaksinasi Sudah 80 Persen, Dinkes Kota Sukabumi Nyatakan Belum Terima Vaksin Covid-19

Jawa Barat —Kamis, 7 Jan 2021 09:17
    Bagikan:  
Pendataan Vaksinasi Sudah 80 Persen, Dinkes Kota   Sukabumi Nyatakan Belum Terima Vaksin Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Rita Fitrianingsing. (foto:ist)


POSKOTAJABAR, SUKABUMI.

Dinas Kesehatan Kota Sukabumi memastikan belum menerima vaksin Covid -19  sinovac. Informasinya, saat ini bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan terhadap virus corona   itu masih dalam proses pendistribusi dari Pemerintah Pusat.

"Kemarin baru di distribusikan ke 14 provinsi, kita belum," ujar Kepala Dinas Kesehata Kota Sukabumi, Rita Fitrianingsih, saat dihubungi melalui sambungan selullar, Rabu 0(6/01/2020).



BACA JUGA  : Pemkot Bandung Masih Menunggu Arahan Lebih Lanjut Terkait Rencana PSBB



Rita mengungkapkan, proyeksi kebutuhan vaksin covid-19 tahap pertama untuk Kota Sukabumi sekitar 4039. Dengan sasaran utama tenaga kesehatan (nakes) dan penunjangnya.

"Vaksinasi tahap pertama ini dibagi dua gelombang. Gelombang  pertama akan dilakukan terhadap nakes yang  harus selesai dalam waktu tiga bulan," katanya.



 

BACA JUGA : SC Model Majalah Dewasa di Kontak Telefon Muncikari Mami Alone Adalah Sassha Carissa



Rita melanjutkan, saat ini pendataannya sudah mencapai sekitar 80 persen dari seluruh nakes yang ada di rumah sakit, puskesmas, maupun praktik kesehatan mandiri.

"Dari proyeksi 4039 itu akan kita validasi kembali dengan melakukan pendataan ulang," jelasnya.



BACA JUGA : Terendam Banjir, Petani Asal Desa Ciganjeng Pangandaran Terancam Gagal Panen



Berdadarkan hasil rapat kordinasi nasional (Rakornas) tentang persiapan vaksinasi covid-19, tambah Rita, pencanangan secara nasional akan dilakukan pada tanggal 13 Januari. Kemudian di hari berikutnya pencanangan akan dilakukan di tingkat provinsi yaitu penyuntikan vaksin covid-19 terhadap Forkopinda tingkat provinsi termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur.

"Untuk Kota Sukabumi, pencanangan vaksinasi covid-19 dan sebagainya masih menunggu arahan lebih lanjut dari Provinsi Jawa Barat," pungkasnya. (Hendra)



BACA JUGA  : Tiga Kecamatan di Kabupaten Indramayu Ditetapkan Tanggap Darurat Banjir


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait