Tarif Tol Jakarta Cikampek Naik, DPR: Tunda Dulu! Tidak Efektif di Masa Pemberlakuan PSBB Jawa Bali

Jawa Barat —Kamis, 7 Jan 2021 15:28
    Bagikan:  
Tarif Tol Jakarta Cikampek Naik, DPR: Tunda Dulu! Tidak Efektif di Masa Pemberlakuan PSBB Jawa Bali
Tol Jakarta Cikampek. (ist)

POSKOTAJABAR,JAKARTA


Angggota Komisi V DPR dari Fraksi Demokrat Irwan, meminta kepada pemerintah untuk menunda kenaikan tarif Jalan Tol Jakarta Cikampek yang segera dilakukan dalam waktu dekat. Naiknya tarif jalan tol ini karena terintegrasi dengan Tol Jakarta Cikampek II Elevated atau Tol Layang.


BACA JUGA : Ramalan Zodiak Besok, Jumat 8 Januari 2021, Pisces Rindu Berat, Leo Ada Orang Ketiga


Apalagi, katanya, pemerintah per 11 Januari 2021 akan berlakukan PSPB Jawa-Bali. "Ini kan pemerintah akhirnya memutuskan untuk mengatur kembali pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat," kata Irwan saat dihubungi, Kamis  (7/1/2021).


BACA JUGA : Sopir Chacha Sherly Eks Trio Macan Ditetapkan Sebagai Tersangka Kecelakaan di Semarang


Irwan mengatakan, segala bentuk kegiatan yang berpotensi menimbulkan penularan dan penyebaran Covid-19 serba dibatasi. Dimana selain membatasi tempat kerja, perkantoran juga kegiatan di fasilitas umum dan juga pengaturan kapasitas dan jam operasional untuk transportasi umum.


BACA JUGA : Gisell Gelar Jumpa Pers, Minta Maaf Pada Gading, Wijin dan Masyarakat karena Video Mesumnya


"Saya menghimbau agar pemerintah sebaiknya menunda saja kenaikan tarif jalan tol Jakarta Cikampek dalam waktu dekat ini karena disamping memberatkan masyarakat yang terdampak Covid-19 juga saya fikir tidak efektif dengan adanya pemberlakuan PSBB Jawa-Bali," kata Irwan, Kamis  (7/1/2021).


Sebelumnya, Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, kenaikan tarif tol Jakarta Cikampek rencananya dilakukan pada bulan ini, Januari 2021, setelah direncanakan berlaku pada Desember 2020.


BACA JUGA  : UU Wabah Penyakit Menular, Vaksin Kewajiban Warganegara


"Rencana di bulan Januari," kata Danang kepada wartawan, Rabu (6/1/2021).      

     

Ketika terintegrasi, tarif tol Jakarta Cikampek naik Rp5.000 pada golongan I untuk jarak terjauh, yakni Jakarta IC-Cikampek. Adapun untuk tarif lama dari Jakarta ke Cikampek sebelum terintegrasi ialah Rp15 ribu. Kemudian, setelah terintegrasi, tarifnya menjadi Rp20 ribu.


Danang mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan tahap sosialisasi dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk menerapkan penarifan integrasi Jalan Tol Jakarta Cikampek.


"Saat ini masih dalam tahap sosialisasi dari BUJT untuk penerapan penarifan integrasi Japek existing dan Japek II elevated," ungkap Danang.         

  

Untuk golongan kendaraan II-III dan IV-V jarak terjauh juga mengalami kenaikan. Sebelumnya, tarif Tol Japek II-III sebesar Rp22.500 dan untuk IV-V sebesar Rp30 ribu. Dengan terintegrasi, tarif tol untuk golongan II-III menjadi Rp 30 ribu. Sementara itu, tarif untuk golongan IV-V menjadi Rp40 ribu. (rizal/tha/Poskota.co.id)

Editor: Resti
    Bagikan:  


Berita Terkait