Pemkot Bandung Siapkan 180 Tempat Suntik Vaksin Covid-19

Jawa Barat —Kamis, 7 Jan 2021 16:52
    Bagikan:  
Pemkot Bandung Siapkan 180 Tempat Suntik Vaksin Covid-19
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Kamis (07/01/2021).

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung telah menyiapkan 180 tempat untuk kegiatan vaksinasi atau suntik vaksin yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Kamis 14 Januari 2021. Total sementara sumber daya kesehatan yang akan divaksin mencapai 23 ribu orang.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan sesuai rencana Kota Bandung mendapatkan jatah 45 ribu dosis vaksin Covid-19, saat ini jatah tersebut belum didistribusikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke Kota Bandung.






Agar saat vaksin datang nanti, Kota Bandung siap, Pemkot Bandung mempersiapkan segalanya, salah satunya siapkan tempat menyimpan vaksin.

Ema melanjutkan, Pemkot Bandung juga telah melakukan pelatihan kepada tenaga vaksinator dan tempat kegiatan vaksinasi Covid-19. Target sasaran yang akan disuntik vaksin pada pertengaha Januari mendatang yaitu sumber daya kesehatan d Kota Bandung. 

"Sudah ada tempatnya, ada 180. Rumah sakit 36. Puskesmas 80 dan klinik kesehatan. Prioritas online dengan kebijakan pusat bukan hanya nakes tapi SDM yang bekerja di ruang lingkup kesehatan seperti OB dan tenaga keamanan," ujarnya di Balai Kota Bandung, Kamis (07/01/2021).








Ema mengaku telah mendapatkan informasi jika pelaksanaan vaksinasi oleh pemerintah pusat akan dimulai pada 14 Januari mendatang. Ia mengatakan, pihaknya akan melaksanakan rapat dengan Pemprov Jabar terkait teknis pelaksanaan vaksin Jumat (8/1/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanegara mengatakan total sumber daya kesehatan yang akan divaksin mencapai 23 ribu diantaranya perawat, petugas gizi, pramusaji dan petugas surveilans. Ia menuturkan, jumlah sumber daya kesehatan yang diajukan ditetapkan oleh pemerintah pusat termasuk alokasi dosis vaksin.

"Sasaran dan alokasi ditetapkan pusat, sekian divaksinasi itu dari pusat," ungkapnya. Ahyani menambahkan, hingga Rabu (07/01/2021) kemarin jumlah kasus konfirmasi positif aktif sebanyak 605 orang, pasien yang melakukan isolaso mandiri 498 orang dan kumulatif mencapai 5.951 orang. 







Ahyani menjelaskan, level kewaspadaan atau tingkat risiko penyebaran Covid-19 berada pada zona orange dalam beberapa minggu kemarin. Namun begitu, masyarakat diminta tidak abai menerapkan protokol kesehatan sebab tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 sudah mencapai 90 persen. (Aris)








Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait