Donald Trump Siap Dimakzulkan Konggres Amerika Serikat

Jawa Barat —Jumat, 8 Jan 2021 11:15
    Bagikan:  
Donald Trump Siap Dimakzulkan Konggres Amerika Serikat
Donald Trump. foto NBC News

POSKOTAJABAR, WASHINGTON

Di Penghujung jabatan Presiden Donald Trump berulah dan ngeyel. Kini, Konggres (DPR) Amerika Serikat (AS) bersiap memakzulkan Presiden Donald Trump atas ulahnya yang masih tidak menerima kekalahan di Pipres AS lalu, dan pendukungnya membuat kerusuhan.

Hal itu terlihat dari pernyataan Ketua DPR Amerika Nancy Pelosi meminta Wakil Presiden Mike Pence untuk mengajukan amandemen ke-25 guna menggulingkan Donald Trump dari kekuasaan.

Media Marca dari Spanyol menyebutkan, hal itu terjadi setelah adegan kekerasan di Capitol pada hari Rabu (06/01/2021) waktu setempat.

Baca juga: Situasi Terkini Washington DC Pasca Kerusuhan di Depan Gedung Capitol, Warga Hanya Diberi Akses Kereta Bawah Tanah

Disebutkan bahwa Nancy Pelosi meminta Mike Pence untuk meminta amandemen ke-25 untuk menyingkirkan Trump dari kekuasaan

"Saya bergabung dengan pemimpin Demokrat di Senat dalam meminta wakil presiden untuk lepaskan presiden ini dengan segera meminta amandemen ke-25, "kata Pelosi pada konferensi pers.

"Jika Wakil Presiden dan Kabinet tidak bertindak, Kongres mungkin siap untuk bergerak maju dengan pemakzulan,” ujar Pelosi.

BACA JUGA : Tasikmlaya Zona Merah, Pemkot Belum Izinkan KBM Tatap Muka

Dalam hal ini Pelosi berbicara tentang "pemberontakan bersenjata” dan dia  mendukung istilah yang digunakan Presiden terpilih Joe Biden untuk menggambarkan mereka yang mengepung Capitol.

Dia juga meminta kepala Kepolisian Capitol untuk mengundurkan diri karena " kurangnya kepemimpinan" ketika para pengunjuk rasa masuk ke dalam gedung.

Untuk menyingkirkan Donald Trump dari kekuasaan melalui tindakan ini, Kabinet harus memilih Wakil presiden untuk menggantikannya.

BACA JUGA Irfan Hakim Positif Covid-19, Umumkan Lewat Video Youtubenya

Di AS, lazimnya langkah itu digunakan ketika seorang pemimpin meninggal, atau lebih jarang, dicabut dari kekuasaannya. (win)

Editor: Ririn
    Bagikan:  


Berita Terkait