Kabupaten Indramayu Siapkan 10 RS dan 49 Puskesmas untuk Vaksinasi Covid-19

Jawa Barat —Jumat, 8 Jan 2021 17:32
    Bagikan:  
Kabupaten Indramayu Siapkan 10 RS dan 49 Puskesmas untuk Vaksinasi Covid-19
Plt. Bupati Indramayu Taufik Hidayat menjadi orang pertama divaksin Covid-19. (foto:Yan)

POSKOTAJABAR, INDRAMAYU.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Kabupaten Indramayu, Jawa Barat  menggelar simulasi pemberian vaksin Covid-19 menjelang kegiatan vaksinasi yang akan dilaksanakan serentak se-Indonesia pekan depan.

Simulasi pemberian vaksin dipusatkan di Puskesmas Margadadi, Jumat (08/01/2021) dihadiri Plt. Bupati Indramayu Taufik Hidayat, Kepala Dinas Kesehatan Deden Bonni Koswara, Camat Indramayu, unsur TNI dan Polri, dan berbagai unsur lainnya.



BACA JUGA  : Wali Kota Bandung Oded M. Danial Positif Covid-19


 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Deden Bonni Koswara menjelaskan, simulasi dibutuhkan untuk mengetahui sejauh mana persiapan fasilitas kesehatan dalam melaksanakan vaksinasi tersebut.

Dalam simulasi tersebut diperagakan berbagai tahapan mulai dari pendaftaran, skrining pasien, penyuntikan, hingga observasi selama 30 menit pasca dilakukan vaksinasi. 

"Kita perkirakan satu orang tadi membutuhkan waktu sekitar 7 menit. Rentang waktu ini menjadi bahan pertimbangan kita," tegas Deden.

 

Deden menambahkan, persiapan yang sudah dilakukan sampai saat ini fasilitas-fasilitas kesehatan untuk pelaksanaan vaksinasi terdiri dari 49 Puskesmas dan 10 Rumah Sakit sudah diverifikasi melalui aplikasi P-Care di BPJS.

Saat ini pihaknya sedang menunggu droping vaksin dari provinsi yang diperkirakan datang dalam pekan ini sebanyak 4.584 dosis. Untuk pelaksanaan vaksinasi serentak direncanakan pekan depan sambil menunggu instruksi dari Presiden.



BACA JUGA : Joe Biden dan Kamala Haris Resmi Menjadi Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat, Ini Kata Konggres AS


 

Plt. Bupati Indramayu Taufik Hidayat yang mengikuti langsung simulasi tersebut mengatakan, simulasi ini penting untuk mengetahui tindakan selanjutnya apabila ditemukan masalah dalam pelaksanaannya.

 Pada kesempatan itu Taufik meyakinkan dengan vaksinasi ini diharapkan bisa mengakhiri pandemi secara perlahan khususnya di Kabupaten Indramayu. “Saya mengajak masyarakat Indramayu menyukseskan vaksinasi ini. Jangan terjebak dengan info-info yang tidak akurat. Saya siap menjadi orang pertama yang divaksin Covid-19 ini," kata Taufik dalam penjelasannya.  (Yan)





BACA JUGA  : Pencairan Bantuan UMKM BRI Cek NIP di eform.bri.co.id/bpum dapat BPUM Rp 2,4 Juta Januari 2021

 

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait