Polda Metro Segera Gelar Rekonstruksi di Lokasi 'Shotting' Video Mesum Gisel-Yukinobu di Salah Satu Hotel di Medan

Gaya Hidup —Sabtu, 9 Jan 2021 16:00
    Bagikan:  
Polda Metro Segera Gelar Rekonstruksi di Lokasi 'Shotting' Video Mesum Gisel-Yukinobu di Salah Satu Hotel di Medan
Gisel ( ist )


POSKOTAJABAR, JAKARTA


waktu dekat Subdit Siber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan menggelar rekontruksi kasus video mesum artis Gisella Anastasia (30) dan Michael Yukinobu Defretes (36).


Rekontruksi dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP) di salah satu hotel di daerah Medan, Sumatera Utara. Hal tersebut dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Sabtu (09/01/2021). 


Menurutnya, pihaknya akan melakukan rekontruksi untuk melengkapi berkas BAP sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan.


"Kedepan kita akan olah TKP di salah satu hotel tempat video asusila yang ada di Medan," kata Yusri.




Yusri menjelaskan, kedua tersangka Gisel dan Yukinobu tidak dilakukan penahanan, namun penyidik tetap melakukan proses pemberkasan untuk bisa segera melimpahkan kasusnya ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).


"Penyidik masih lengkapi semua berkas dan barang bukti baik dari keterangan ahli mau pun tersangka, kemudian melakukan rekontruksi, jika sudah lengkap langsung dilimpahkan ke Kejaksaan," tukasnya.


Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Irjen Yusri Yunus mengatakan, salah satu pertimbangan polisi tak menahan Gisel, dan teman prianya Michael Yukinobu Defretes karena penyidik menganggap mereka kooperatif selama pemeriksaan.


"Pertimbangannya adalah di Pasal 21 ayat 1 memang di situ bisa dilakukan penahanan apabila dia menghilangkan barang bukti. Pertimbangan tidak ditahan GA dan MYD kooperatif," tukas Yusri.



Selain itu, polisi juga mempertimbangkan alasan kemanusiaan. Gisel masih memiliki anak yang masih kecil berusia 4 tahun, sehingga tidak ditahan berdasarkan kemanusiaan.


Seperti diberitakan, Gisel dan Yukinobu mengakui bahwa video mesum tersebut merupakan mereka berdua dalam pengaruh miras.


Gisel sengaja merekam untuk kepentingan pribadi, namun tidak diketahui dari mana video tersebut viral.


Gisel dan Yukinobu lalu ditetapkan sebagai tersangka dari hasil gelar perkara penyidik, pada Senin (28/12/2020) sore. Polisi mejerat keduanya melanggar pasal 4 ayat 1 jo pasal 29 dan atau pasal 8 UU 44 tentang pornografi dengan ancaman hukuman 6 hingga 12 tahun penjara.


Baca juga : Ramalan Zodiak Besok, Minggu 10 Januari 2021, Virgo Membuat Iri, Leo Kamu Mudah Baper

Selain itu, Polda Metro Jaya lebih dulu menetapkan PP, 24 dan MN,26 sebagai tersangka mengedarkan vedio mesum tersebut secara masif di sosmed. Mereka ditangkap di kawasan Tangsel dan Depok pada tanggal 11 dan 12 Nopember 2020.


Penyebar video mesum ini dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (ilham/tri) poskota

Editor: Resti
    Bagikan:  


Berita Terkait