Tiga Pasukan Elit Melakukan Penyelaman Mencari Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang Jatuh di Kepulauan Seribu

Jawa Barat —Minggu, 10 Jan 2021 09:37
    Bagikan:  
Tiga Pasukan Elit Melakukan Penyelaman Mencari Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang Jatuh di Kepulauan Seribu
pasukan elit dikerahkan untuk mencari korban dan puing pesawat Sriwijaya Air

POSKOTAJABAR, KEPULAUAN SERIBU

Pasukan penyelam TNI AL yang terdiri dari Denjaka, Kopaska dan Taifib diterjunkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi di titik jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, di Kepulauan Seribu, Minggu (10/1/2021).

Dari pantauan Poskota, di KRI Teluk Gili Manuk 531, pukul 06.00 WIB, di titik pencarian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, tepatnya di sebelah selatan Pulau Laki, perairan Kepulauan Seribu, tampak pasukan elit TNI AL tersebut sibuk mempersiapkan seluruh peralatan yang akan digunakan untuk penyelaman.

Di sekitar perairan tersebut juga tampak kapal Patroli Tim SAR berkeliling melakukan pencarian puin-puing bekas jatuhan pesawat.

BACA JUGA : Daftar 56 Penumpang Sriwijaya Air yang Jatuh, Cek disini

Adapun peralatan tersebut seperti perahu karet, tabung oksigen untuk menyelam (aqualung) dan peralatan penunjang lainnya untuk melakukan pencarian.

Dantimsar Batalion Taifib 1, Lettu marinir, Sofi Rahmadani mengatakan, untuk pencarian hari ini, pihaknya menerjunkan 2 tim.

"Kami dari batalion intai amfibi marinir, bahwa ada kabar pesawat Sriwijaya air yang hilang kontak, kemudian atas perintah komandan Korps Marinir untuk menurunkan 2 tim tepatnya kami di sini ada 14 personil, untuk melaksanakan pencarian posisi dari pesawat Sriwijaya air," ucapnya saat ditemui di KRI Teluk Gili Manuk 531.

BACA JUGA : Hantam Belakang Dump Truk Sedang Parkir, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Dirinya menyebut, dalam pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 menyiapkan 2 perahu karet dan alat selam oven yang akan digunakan personilnya.

"Persiapan khusus kami hanya tadi malam siapkan 2 perahu karet yang akan kita gunakan siang ini kemudian kami juga membawa alat selam oven yang gunanya nanti untuk pencarian posisi pesawat," ujarnya. (Yono/win)

Editor: Ririn
    Bagikan:  


Berita Terkait