Doni Monardo , Pemerintah Bantu Ringankan Beban Warga Korban Tanah Longsor Sumedang

Jawa Barat —Minggu, 10 Jan 2021 15:50
    Bagikan:  
Doni Monardo , Pemerintah Bantu Ringankan Beban Warga Korban Tanah Longsor Sumedang
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo datang ke lokasi bencana longsor di Kabupaten Sumedang, Minggu (10/1/2021). (Foto BNPB)


POSKOTAJABAR, SUMEDANG.


Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meninjau lokasi terjadi bencana alam tanah longsor yang terjadi di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang,, Sabtu (9/1/2020). Pemerintah memberi dukungan membantu meringankan beban masyarakat.

Kepala BNPB, Doni Monardo mengatakan turut berduka cita, atas terjadinya bencana alam di Sumedang. Yang menimbulkan kerugian harta benda bagi masyarakat,  termasuk juga personil yang bertugas.

"Atas kejadian ini Pemerintah Pusat bersama Pemprov Jabar memberikan dukungan agar bisa meringankan beban masyarakat," ungkap Doni di lokasi bencana, Minggu (10/01/2020).


BACA JUGA : Tiga Petugas Meninggal Saat Melakukan Evakuasi Korban Longsor Desa Cihanjuang Sumedang




Pemprov Jabar serta Pemda Sumedang telah melakukan evakuasi terhadap warga yang berada di kawasan bencana, yang ditempatkan di pengungsian sementara sebanyak 150 orang. Sedangkan, bagi korban jiwa atas bencana tersebut telah diurus dengan baik.

"Kita doakan semoga mendapatkan tempat yang terbaik dan diampuni segala dosanya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujarnya.



BACA JUGA :Hantam Belakang Dump Truk Sedang Parkir, Pengendara Sepeda Motor Tewas




Doni mengimbau kepada masyarakat agar tidak dulu menempati rumah di kawasan tersebut hingga Pemerintah Pusat dan Pemprov mengeluarkan hasil kajian maupun pendataan terhadap hunian yang boleh ditempati. Selanjutnya, untuk jangka pendek pihaknya berharap ada kesadaran masyarakat di wilayah lokasi bencana untuk bersedia direlokasi.

"Bagi yang sudah diputuskan bahwa kawasan itu zona merah bencana, masyarakat harus ikhlas melepaskan rumah dan tanah untuk direlokasi di tempat yang baru," imbaunya.



BACA JUGA  : Sosok Kapten Afwan, Pilot di Pesawat Sriwijaya Air SJ 812 yang Jatuh



Berdasarkan informasi yang diperoleh Doni, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir telah menyiapkan lahan desa untuk relokasi untuk masyarakat yang huniannya tidak boleh ditempati. Selain itu, Presiden Joko Widodo telah memberikan dana stimulan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

"Untuk rumah rusak berat senilai Rp 50 juta, rumah rusak sedang senilai Rp 25 juta, dan yang rusak ringan senilai Rp 10 juta," ucapnya.



BACA jUGA : Pramugari Sriwijaya Air Grislend Gloria Natalies Alumni Telkom University Bandung




Dengan demikian, pihaknya berharap bagi rumah yang mengalami kerusakan berat dapat sesegera mungkin dibangun bersama dengan Pemprov didukung oleh TNI dan Polri. Jika hal tersebut telah diselesaikan Pemerintah Pusat melalui BNPB yang didukung juga Kementerian PUPR, Kementerian Sosial, dan Kementerian lainnya akan segera melakukan langkah-langkah guna meringankan beban masyarakat yang terdampak. (Aris)




BACA JUGA  : Selebgram Terkenal Syifa Mila Jadi Korban Pesawat Sriwijaya Air, Chef Aiko Sangat Berduka



Editor: Suherlan
    Bagikan: