Sampai Minggu Sore, Korban Tanah Longsor Sumedang 12 Meninggal dan 18 Luka-Luka

Jawa Barat —Minggu, 10 Jan 2021 17:31
    Bagikan:  
Sampai Minggu Sore, Korban Tanah Longsor Sumedang  12 Meninggal dan 18 Luka-Luka
Tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian di kawasan timbunan tanah longsor. (foto:BNPB)

POSKOTAJABAR, BANDUNG

Tim SAR gabungan dari berbagai unsur masih melakukan pencarian korban tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, pada Sabtu (09/01/2021). Di areal atas, tempat dimana tim bekerja, masih ada retakan, khawatir terjadi longsor susulan.

Kepala Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung, Dadan Ridwansyah mengatakan pencarian korban masih terus dilakukan.

" Alhamdulillah kami mendapatkan satu korban tadi pukul 09.30 WIB dan sudah dibawa ke Puskesmas untuk pendataan dan penanganan," katanya Minggu (10/01/2021).






Sejauh ini, terang Dadan, terkait dengan jumlah korban yang sudah ditemukan 18 mengalami luka, 12 meningggal dunia. 

"Jadi sekitar 30 korban dari bencana alam tanah longsor," terangnya.





Kendala yang dihadapi tim SAR gabungan dalam melakukan mencari seperti cuaca dan kontur tanah yang kurang bagus. Tentunya yang paling dikhawatirkan, terjadinya longsor susulan.

"Karena terdapat keretakan yang berada di atas tempat kejadian, yang mana pada saat ini, kami sedang lakukan pencarian," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi pergerakan tanah, Basarnas berkoordinasi dengan BMKG untuk melakukan pemasangan warning system di atas.

"Tetapi sebelum itu kami sudah tempatkan safety officer yang berjumlah 16 orang dari TNI, Polri, dan SAR untuk memberikan informasi kalau ada pergerakan dan retakan tanah," katanya.








Safety officer di atas jelas Dadan terkoordinasi dengan dengan safety officer yang berada di bawah.

"Jadi kami leluasa melaksanakan proses pencarian," terangnya.

Soal alat berat yang diturunkan, terang Dadan, tim SAR gabungan dari berbagai unsur juga telah mendapatkan tambahan satu unit alat berat dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).







Tim SAR Gabungan tambah Dadan, juga masih membutuhkan dam truk untuk mengangkat material yang sudah disisir oleh eskavator. Agar tidak mengganggu eskavator yang lainnya.

Dadan juga menjelaskan, ada petugas yang gugur pada saat longsor susulan. Yakni Komandan Koramil Cimanggung Kapten Inf Setiyo Pribadi, Kepala Seksi Trantibum Kecamatan Cimanggung Suhada, dan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumedang Yedi. (Aris)







Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait