Sosok Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air SJ 182 di Mata Kerabat

Jawa Barat —Senin, 11 Jan 2021 09:18
    Bagikan:  
Sosok Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air SJ 182 di Mata Kerabat
Kapten Afwan. (foto:ist)

POSKOTAJABAR, JAKARTA.

Sosok Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air SJ 182 di Mata Kerabat - Pesawat Sriwijaya Air SJ182 dengan rute penerbangan Jakarta-Pontianak sempat hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) WIB dipastikan jatuh di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Kapten Afwan merupakan pilot dari pesawat naas tersebut.

Sosok Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air SJ 182 di Mata Kerabat - Diketahui Kapten Afwan pernah menjadi penerbang TNI AU pada periode 1987-1998. Dia merupakan salah satu alumni dari Ikatan Dinas Pendek (IDP) IV tahun 1987 ini terbang di Skadron Udara 4 dan Akadron Udara 31.

Dari pihak keluarga menuturkan bahwa jika Kapten Afwan sudah bekerja sebagai pilot selama 35 tahun. Informasi mengenai jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 itu membuat sejumlah kerabat merasa kehilangan.

 

BACA JUGA : Nomor Hotline & Lokasi Posko Pengaduan Penumpang Sriwijaya Air SJ-182

 

Sosok Religius dan Aktif di Lingkungan Tempat Tinggal

Agus Prambudibyo selaku Ketua RT mengenang sosok ayah dari tiga anak ini sebagai orang yang religius dan aktif di lingkungan tempat tinggalnya.

"Baik orangnya, santun, rajin salat, kalau libur pasti selalu ke masjid," kata Agus kepada awak media di kediaman keluarga Kapten Afwan di Cibinong, Jawa Barat, Minggu (10/1/2021) WIB.

Agus menuturkan pertemuan terakhir dengan Kapten Afwan terjadi usai salat Jumat (8/1/2021) WIB, dia menceritakan bahwa Kapten Afwan menjadi penyumbang dana pembangunan masjid.

"Dia sama lingkungan juga baik, kadang-kadang kalau ada arisan warga dia tausiyah. Pertemuan terakhir dengan dia setelah salat Jumat ngumpul di sini di rumahnya, nanyain satu-satu jemaah:'Gimana, Pak, sehat?'," ucap Agus.

"Dia aktif, ya. Dulu juga pengurus RT, pernah jadi penyumbang dana pembangunan masjid," sambungnya.

 

BACA JUGA : Oke Dhurrotul Jannah, Pramugari NAM Air Asal Bandung yang Ikut Menjadi Korban Sriwijaya Air Sj182

 

 

Lebaran Terakhir

Kerabat almarhum, Oman Rohman (50) mengaku tak menyangka jika Lebaran tahun lalu menjadi pertemuan terakhirnya. Oman mengatakan jika pihak keluarga merasa kehilangan dan berharap ada kondisi yang terbaik terkait peristiwa nahas kemarin.

"Komunikasi sudah agak lama juga karena berjauhan rumahnya, tapi waktu Lebaran sempat ketemu. Kalau hari Sabtu beliau kerja,"kata Oman.

"Kami merasa teramat sangat kehilangan meski masih berharap ada keajaiban dari Allah," ujarnya menambahkan.

"Anaknya yang sulung yang akan berangkat ke RS Polri, kemungkinan antisipasi untuk pengambilan sampel darah juga jika diperlukan," pungkasnya.

 

BACA JUGA : SE Gubernur Soal PPKM Covid-19 Isinya 10 Poin, Bandung Siapkan Perwal

 

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dijadwalkan terbang dari Jakarta menuju Pontianak, Kalimantan Barat pada Sabtu (9/1/2021) WIB pukul 14.36 WIB. Namun pada pukul 14.40 WIB pesawat dinyatakan hilang kontak.

Pesawat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air tersebut membawa penumpang 46 dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi, pilot-kopilot, satu petugas keselamatan penerbangan dan tiga awak kabin. (dwa)

 

Editor: Dikki
    Bagikan:  


Berita Terkait