Terdapat 11 Kantong Jenazah Dibawa Tim SAR, 7 Kantong Body Part dan 4 Kantong Properti Pesawat

Jawa Barat —Senin, 11 Jan 2021 11:57
    Bagikan:  
Terdapat 11 Kantong Jenazah Dibawa Tim SAR, 7 Kantong Body Part dan 4 Kantong Properti Pesawat
Kapolda Metro Jaya Irjen M. Fadil Imran di RS Polri. (foto:ilham)

POSKOTAJABAR, JAKARTA.

Pencarian korban pesawat Sriwijaya Air SJY182 hingga kini masih terus dilakukan Tim SAR gabungan dari Basarnas bersamaTNI-Polri.

Hingga sore ada 11 kantong dibawa Tim SAR gabungan untuk dilakukan proses selanjutnya.

Ke 11 kantong tersebut adalah 7 kantong berisi body part korban dan 4 kantong berisi properti pesawat yang ditemukan saat menyisir lokasi jatuhnya pesawat di perairan Kepulauan Seribu, Minggu (10/1/2021) WIB.

"Ada 7 kantong mayat berisi body part berisi baju, tali pinggang, dompet, potongan tubuh dan lainnya. Kemudian 4 kantung berisi serpihan properti pesawat yang ditemukan Tim SAR di perairan pulau seribu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di RS. Polri, Minggu (10/1/2021) WIB.

 

BACA JUGA : Nomor Hotline & Lokasi Posko Pengaduan Penumpang Sriwijaya Air SJ-182

 

Dikatakan, 7 kantong mayat tersebut kini sudah disimpan di RS Polri untuk dilakukan proses identifikasi. Sedangkan 4 kantung lainnya diamankan KNKT untuk proses penyelidikan.

Untuk identifikasi jenazah, kata Yusri akan bisa cepat diketahui hasilnya jika pihak keluarga datang membawa data atau dokumen tentang riwayat hidup korban.

"Jadi data berupa sidik jari, gigi dan lainnya tentang korban akan memudahkan petugas melakukan identifikasi," tukasnya.

 

BACA JUGA : Oke Dhurrotul Jannah, Pramugari NAM Air Asal Bandung yang Ikut Menjadi Korban Sriwijaya Air Sj182

 

Pengambilan Sampel DNA kepada Keluarga Terdekat Korban

Selain itu, Tim DVI Polri juga melakukan pengambilan sampel DNA kepada Keluarga terdekat korban, terutama Ibu dan Ayah kandungnya.

Sementara itu di Posko Ante Mortem RS Polri Kramajati, Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran melakukan pengecekan kesiapan petugas untuk melakukan identifikasi terhadap jenazah termasuk mendata keluarga korban.

 

BACA JUGA : SE Gubernur Soal PPKM Covid-19 Isinya 10 Poin, Bandung Siapkan Perwal

 

Kapolda Metro Jaya juga sempat menyapa dan menguatkan keluarga korban yang saat itu ada dilokasi agar tabah menghadapi cobaan atas jatuhnya korban pesawat Sriwijaya Air.

Kedatangan Fadil cukup singkat, setelah berkordinasi dengan Tim DVI Polri, ia langsung meninggalkan lokasi dan tidak memberikan keterangan kepada awak media. (ilham/tri)

Editor: Dikki
    Bagikan:  


Berita Terkait