Sekwan dan Dua Wakil Rakyat Covid-19, DPRD Kota Bandung Ditutup

Jawa Barat —Senin, 11 Jan 2021 19:27
    Bagikan:  
Sekwan dan Dua Wakil Rakyat Covid-19, DPRD Kota Bandung Ditutup
Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya. (foto:aris)

POSKOTAJABAR, BANDUNG

Gedung DPRD Kota Bandung di Jl Sukabumi mulai, ditutup mulai Senin 11 Januari 2021. Menyusul tiga penghuninya, dua wakil rakyat dan sekretaris dewan (sekwan), terkonfirmasi positif Covid-19. Sebelumnya Walikota Bandung Oded M Danial, juga kena virus yang sama.

Dewan Kota Bandung yang dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19 adalah, Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan, Anggota DPRD Kota Bandung dari Fraksi PKS, Agus Andi Setyawan dan Sekretaris DPRD (Sekwan) M. Salman Fauzi.

Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya membenarkan Sekwan dan dua wakil rakyat terkonfirmasi terpapar virus corona.

“Betul memang, Ketua DPRD Kota Bandung Pak Tedy Rusmawan dan Sekwan Pak Salman terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya, Senin (11/01/2021).







Edwin menjelaskan, saat ini Ketua DPRD Kota Bandung dan juga Sekwan sedang menjalani isolasi di RSKIA Kota Bandung. 

“Kondisinya stabil. Mohon doanya dari seluruh warga Kota Bandung agar Ketua DPRD dan juga Sekwan segera pulih kembali seperti sedia kala,” ujarnya.

Menurut Edwin, saat pandemi seperti sekarang ini, virus Covid-19 memang bisa mengenai siapa saja dan kapan saja. 

“Untuk itu saya imbau kepada warga Kota Bandung agar terus meningkatkan penerapan protokol kesehatan yang ketat, jangan pernah kendor untuk menerapkan 3M dalam beraktivitas,” ujarnya.

Edwin menjelaskan, dengan terkonfirmasinya dua wakil rakyat dan sekwan DPRD Kota Bandung, sebagaimana standar penanganan pencegahan Covid-19 maka diperlukan langkah-langkah pencegahan agar tidak menyebar lebih luas.

“Untuk itu, pimpinan DPRD Kota Bandung memutuskan kegiatan di Gedung DPRD Kota Bandung akan diliburkan dulu dari tanggal 11 Januari hingga 16 Januari 2021. Seluruh anggota dewan dan ASN bekerja di rumah,” ujarnya.

Menurut Edwin, pihaknya dengan pihak terkait dalam hal ini satgas Covid-19 Kota Bandung dan Dinas Kesehatan juga melakukan tahapan 3 T yakni testing, tracing dan treatment yang menjadi standar tetap ketika ada yang terkonfirmasi positif.

“Seluruh anggota DPRD Kota Bandung dan juga ASN akan menjalani test Covid-19 terutama yang tergolongan kontak erat dengan yang terkonfirmasi. Kami juga akan melakukan sterilisasi Gedung DPRD Kota Bandung dengan melakukan penyemprotan disinfektan,” jelasnya.
Meskipun kegiatan di Gedung DPRD Kota Bandung dihentikan selama sepekan, menurut Edwin hal itu tidak menggangu agenda kerja para anggota DPRD Kota Bandung. 

“Bulan Januari kan belum terlalu padat agendanya. Selain itu juga anggota dewan bisa memanfaatkan hal ini dengan menjalin komunikasi dengan daerah pemilihannya tentunya dengan tetap mengedepankan protokol Kesehatan yang ketat,” ujarnya.(Aris)
Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait