NU Care-LAZISNU Kabupaten Sumedang Ajak Masyarakat Bantu Warga yang Terdampak Longsor Cimanggung

Jawa Barat —Selasa, 12 Jan 2021 14:45
    Bagikan:  
NU Care-LAZISNU Kabupaten Sumedang Ajak Masyarakat Bantu Warga yang Terdampak Longsor Cimanggung
(sumber foto : istimewa)

POSKOTAJABAR, SUMEDANG.

NU Care-LAZISNU Sumedang, Jawa Barat mengajak masyarakat untuk menyalurkan bantuan guna meringankan beban warga terdampak tanah longsong dan banjir di Kecamatan Cimanggung.    

Dikutip dari NU Online, Ketua NU Care-LAZISNU Sumedang, Dede Sukmana mengajak kepada semua pihak untuk membantu meringankan para korban yang terdampak banjir dan longsor.

"Ketika ada musibah banjir dan longsor di Kecamatan Cimanggung mari kita membantu semaksimal mungkin saudara-saudara kita yang terkena dampak bencana banjir dan longsor," kata Ketua NU Care-LAZISNU Sumedang, Dede Sukmana, Senin (11/1/2021) malam WIB. 

 

BACA JUGA  : Daftar 10 Aturan PPKM Jawa-Bali dari 11 sampai 25 Januari 2021 yang Harus Kamu Tahu

 

Ia mengakui untuk pengumpulan bantuan melalui LAZISNU Kabupaten Sumedang, masih kurang maksimal dikarenakan keterbatasan personel, namun hal itu tidak mengurangi semangatnya untuk berbuat baik membantu korban yang terdampak musibah. 

"Donasi yang sudah dilakukan oleh LAZISNU Kabupaten Sumedang, baru sekedar via media sosial. Saya sebarkan pamflet donasi  LAZISNU Sumedang Peduli Longsor Cimanggung ke setiap grup WA dan via FB saya share informasi donasi," imbuhnya. 

Ia bersyukur ajakan melalui media sosial membuat masyarakat ada yang langsung ikut berdonasi. "Alhamdulillah walaupun mungkin tidak sebesar yang diharapkan, donasi yang terkumpul oleh LAZISNU Sumedang  sampai malam ini Rp3.800.000," ungkap Dede.

 

BACA JUGA : Viral, Pemprov Jabar Tutup Waterboom Cikarang

 

Dana tersebut terkumpul melalui transfer langsung ke rekening BJB Syariah: 518 020 602 7334 a.n Lazisnu Sumedang.

Ada juga yang langsung jemput bola kepada para donatur/agniya.

"Insyaallah besok (Selasa, 12 Januari 2021) kami langsung terjun ke lokasi bencana banjir dan longsor memberikan titipan dari para donatur," katanya.  

Menurut dia, warga Sumedang sendiri banyak yang tergerak untuk membantu korban bencana tersebut. Warga NU di Kecamatan Cimanggung juga tidak luput ikut bahu membahu membantu warga terdampak. "Pengurus MWCNU, lembaga dan Banom NU di Kecamatan Cimanggung ikut andil membantu," imbuhnya.

 

Ia mengabarkan lokasi bencana longsor dan banjir dusun bojongkondang desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang pada Sabtu (9/1/2021) telah merenggut korban jiwa 13 orang. Beberapa korban lainnya yang belum ditemukan jasadnya.

Penanganan bencana oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang sendiri berjalan baik. Pemda, kata Dede, meminta posko penanganan korban terfokus di satu titik, jangan tercecer.

Tempat evakuasi bagi warga yang selamat tapi rumahnya rusak tertimbun longsor maupun yang rumahnya berada di zona rawan longsor, juga terpusat di satu titik. 

 

BACA JUGA : Polsek dan Koramil 1322 Cijulang Temukan Tiga Batang Pohon Ganja di Lahan Blok Ranca Kawung

 

Posko tempat evakuasi dipusatkan di Gedung SD, SMA Cimanggung dan GOR Desa. Basarnas juga sudah membuat tanda peringatan zona bahaya dan rawan.

Bencana tanah longsor Sumedang disebabkan tingginya curah hujan yang tinggi. Karena itu, di beberapa titik juga terjadi banjir.

"Kalau kondisi banjir airnya udah surut dan menunggu pengumpulan dana, tapi yang korban longsor masih terus dilakukan pencarian dan evakuasi," tegasnya. (dwa)

 

Editor: Dikki
    Bagikan:  


Berita Terkait