Hingga Selasa Ini, Tercatat 16 Orang Meninggal Dunia Akibat Bencana Longsor di Cimanggung Sumedang

Jawa Barat —Selasa, 12 Jan 2021 16:58
    Bagikan:  
Hingga Selasa Ini, Tercatat 16 Orang Meninggal Dunia Akibat  Bencana Longsor di Cimanggung Sumedang
Petugas Gabungan yang sedang mencari korban dilokasi material tanah longsor (foto: Basarnas Bandung)
POSKOTAJABAR,SUMEDANG

Bencana longsor yang melanda wilayah Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Sabtu (09/01/2021) hingga menelan banyak korban meninggal dunia dan luka-luka lainnya.

Hingga Selasa ini tepat pukul 14.45 WIB total korban meninggal dunia yang telah dievakuasi tim SAR Gabungan sejak Sabtu (09/01/2021) sebanyak 16 orang. Korban terakhir yang dievakuasi yaitu korban laki-laki bernama Kusnandar yang dievakuasi pada pukul 09.55 WIB tadi pagi.

Kepala Basarnas Bandung , Deden Ridwansyah menyebutkan bahwa tm SAR gabungan hari ini telah melakukan pencarian sejak pukul 08.00 WIB tadi pagi dengan membagi menjadi 3 sektor yaitu sektor 1 di lokasi hajatan warga, sektor 2 di masjid Annur dan sektor 3 di lapangan voli yang diduga pada tiga sektor tersebut tedapat banyak korban yang masih tertimbun.

"Korban terakhir sendiri ditemukan tim SAR Gabungan di sektor 3," ujar Deden dalam rilis yang masuk redaksi, Selasa (12/01/2021).





Kata dia, secara keseluruhan total jumlah korban sebanyak 64 orang dengan rincian korban meninggal dunia sebanyak 16 orang, selamat sebanyak 25 orang dan dalam pencarian sebanyak 23 orang sesuai dengan laporan keluarga korban yang merasa kehilangan anggota keluarganya.  

"Tepat pukul 14.45 WIB pencarian korban yang diduga tertimbun dihentikan sementara karena cuaca di lokasi hujan dengan intensitas deras, dan pencarian akan dilanjutkan jika hujan reda," katanya.





Adapun unsur SAR yang teribat, sambung Deden, yaitu Basarnas Bandung, BPBD Jabar, BPBD Sumedang, PUPR, TNI/POLRI, PMI Prov Jawa Barat,  Dinkes Sumedang, Potensi SAR Jawa Barat dan Potensi SAR Jawa Tengah.

"Total kekuatan personel yang terdaftar di posko sebanyak 664 personel, sedangkan total personel di lokasi longsor sebanyak 172 orang personel," ungkap Deden.







Diberitakan sebelumnya, longsor terjadi di Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Sabtu (09/12/2021) sekitar pukul 16.45 WIB dan longsor susulan sekitar pukul 19.30 WIB yang menyebabkan lebih banyak korban tertimbun.

"Karena pada saat itu banyak warga dan tim SAR Gabungan yang sedang melakukan evakuasi dan pendataan terhadap jumlah korban pada longsor pertama," pungkasnya. (dry/aris).








Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait