TPU Lebaksaat Disiapkan untuk Pemakaman Warga yang Meninggal karena Covid-19

Jawa Barat —Selasa, 12 Jan 2021 18:07
    Bagikan:  
TPU Lebaksaat  Disiapkan untuk Pemakaman Warga yang Meninggal karena Covid-19
Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cimahi Ngatiyana sedang memberikan pengarahan terkait sosialisasi TPU Lebaksaat Cipageran akan dijadikan tempat pemakaman Covid-19. (foto:bagdja)
POSKOTAJABAR, CIMAHI.


Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cimahi Ngatiyana mengatakan,  hari ini Pemkot Cimahi telah melaksanakan sosialisasi tentang lahan pemakaman untuk  warga yang meninggal karena Covid-19 yaitu di  TPU Lebaksaat Kelurahan Cipageran. 

"Kenapa kita siapkan disana? Karena disanalah ada lahan yang sudah disiapkan dan lokasinya cukup baik sehingga bisa dilaksanakan disana," ujar Ngatiyana, Selasa (12/01/2021), di Aula Gedung A Pemkot Cimahi.





Dikatakan pula oleh Ngatiyana, jumlah jenazah yang dimakamkan dengan mengikuti protokol Covid-19 di Kota Cimahi, utamanya di TPU Muslim Cipageran, sampai dengan awal Januari tahun 2021 mencapai 110 orang.

Dimana setiap harinya rata-rata terdapat kematian antara 3 sampai dengan 4 orang.  Hal ini akan berdampak pada semakin menurunnya kapasitas lahan pemakaman di Kota Cimahi. 

Untuk itulah, menurut Ngatiyana, Pemkot Cimahi menyediakan lahan tambahan untuk pemakaman khusus Covid-19 di TPU Lebaksaat blok C seluas 839 m² dengan kapasitas 270 petak makam.






"Makam yang ada di TPU Muslim Cipageran atau yang di Santyong itu tinggal 9 lubang. Apabila ini tidak diambil tindakan atau tidak ngambil langkah, dikhawatirkan nanti kesulitan dalam pelaksanaan pemakaman," ulas Ngatiyana.

"Apabila ada yang meninggal, lebih baik kita mempersiapkan terlebih dahulu daripada mendadak nantinya kesulitan," ucapnya pula.

"Jadi nanti kalau yang di [TPU Muslim] Cipageran itu sudah habis, baru pindah kesana [Lebaksaat]. Ini semuanya sudah terencana dengan baik," kata Ngatiyana.





Ngatiyana menambahkan, pihaknya akan mengundang segenap unsur masyarakat yang ada di Kelurahan Cipageran pada kegiatan sosialisasi tersebut, termasuk jajaran LPM dan para ketua RW yang wilayahnya berada di sekitar TPU Lebaksaat, tujuannya adalah, agar mereka memahami secara keseluruhan sehingga tidak menimbulkan penolakan di kemudian hari, apabila dilakukan pemakaman dengan mengikuti protokol Covid-19 di lokasi tersebut. 

Di samping itu, pihaknya juga melibatkan jajaran TNI dan Polri terutama karena lokasi TPU Lebaksaat tersebut berdekatan dengan Posko Sektor 21 Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum yang juga merupakan lokasi pembibitan pohon Sektor 21 yang bekerjasama dengan Pemkot Cimahi.






Diakui pula oleh Ngatiyana, bahwa pada bulan Desember 2020 Kemarin, pihaknya sudah menyampaikan kepada masyarakat, hanya harapan Ngatiyana, bila lebih banyak lagi sosialisasinya kepada masyarakat akan lebih bagus, agar masyarakat setempat, tidak kaget lagi, bila disitu akan dijadikan tempat pemakaman khusus Covid-19. 

"Mudah-mudahan yang meninggal jangan meningkat  terus di Cimahi, sudah cukup banyaklah korban yang ada di Kota Cimahi. Kita doakan bersama semoga masyarakat Kota Cimahi ini terhindar dari Covid-19," pungkas Ngatiyana. (Bagdja)






Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait