Hari Keempat Pencarian Korban Longsor Sumedang, Polri Kerahkan Tim K-9

Jawa Barat —Selasa, 12 Jan 2021 20:20
    Bagikan:  
Hari Keempat Pencarian Korban Longsor Sumedang, Polri Kerahkan Tim K-9
Kapolres Kabupaten Sumedang AKBP Eko Prasetyo Rubiyanto. (foto:ist)

POSKOTAJABAR, SUMEDANG

Kapolres Kabupaten Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Rubiyanto mengatakan, pencarian korban longsor di Perum Pondok Daud, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, sudah memasuki hari keempat, pencarian masih terus dilakukan. Bahkan, sudah mengerahkan anjing pelacak dari K-9 (K-nine).

Eko menjelaskan, 250 personel kepolisian dikerahkan untuk bergabung dengan tim dan relawan lainnya. Semua bergerak, mengikuti arahan dari Basarnas, karena potensi dan karateristik wilayah Jabar khususnya di Sumedang cenderung tanah bergerak.

"Kami tidak mau lagi ada pihak dari regu penyelamat menjadi korban, terus kami juga meminta update curah hujan dari BMKG,” jelasnya, Selasa (12/01/2021).



BACA JUGA : Terbukti Bersalah, Pemimpin Sekte Turki Harun Yahya Divonis 1.075 Tahun Penjara


Apabila curah hujan di atas 100 mm, tanah rentan untuk bergerak. Terlebih masih ada retakannya. Jadi, proses evakuasi harus segera dihentikan ketika hujan lebat turun.

Kepolisian dikatakan Eko, mengerahkan K-9 (K-nine) --anjing pelacak, untuk pencarian korban yang tertutup tanah longsor.

"Hari ini kami mengerahkan Tim K-9, anjing pelacak untuk melakukan evakuasi pencarian jenazah," imbuhnya.



BACA JUGA : Black Box Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Langsung Dibawa Menuju Pelabuhan JICT 2


Berdasarkan arahan dari Commander Crisis yaitu Sekda Kabupaten Sumedang, pencarian akan diupayakan dengan maksimal.

Disinggung soal penyelidikan pengembang perumahan lokasi tanah longsor, Kapolres menjelaskan masih dalam proses permintaan keterangan dan klarifikasi. Namun, tentunya harus memprioritaskan proses evakuasi korban, sehingga ini berjalan simultan dan paralel.

 "Fokus dua perumahan itu, karena memang yang lokasi bencana adalah kedua perumahan tersebut. Hari ini juga dari krimsus Polda Jabar sudah turun untuk melihat lokasi," pungkasnya. (Aris)




BACA JUGA : Media Asing Soroti Tragedi Sriwijaya Air SJ182 Mirip dengan Lion Air 610 tahun 2018

  


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait