Satnarkoba Polres Ciamis Terus Dalami Kasus Penemuan 5 Pohon Ganja di Batukaras Pangandaran

Kriminal —Rabu, 13 Jan 2021 06:13
    Bagikan:  
Satnarkoba Polres Ciamis Terus Dalami Kasus Penemuan 5 Pohon Ganja di Batukaras Pangandaran
Kasat Narkoba Polres Ciamis AKP Darli saat memberikan keterangan kepada POSKOTAJABAR di Mapolres Ciamis terkait pengembangan kasus penemuan lima pohon ganja di wilayah Desa Batukaras Pangandaran (foto



POSKOTAJABAR,CIAMIS

Jajaran Satuan Narkoba Polres Ciamis terus melakukan pendalaman terkait kasus penemuan lima batang pohon ganja di Dusun Batukaras RT 13/06, tepatnya Blok Ranca Kawung Desa Batukaras Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Senin (11/01/2021) pagi.

Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana melalui Kasat Narkoba Polres Ciamis AKP Darli mengatakan, bahwa penemuan kelima pohon ganja itu berdasarkan laporan dari warga masyarakat.

"Pertama petugas gabungan dari Polsek dan Koramil 1322 Cijulang menemukan tiga pohon ganja yang berdaun dengan tinggi 2 meter," ujarnya kepada POSKOTAJABAR di Mapolres Ciamis, Selasa (12/01/2021).








Kemudian, kata dia, pihaknya dari fungsi Satuan Narkoba bersama dengan polsek begitu juga TNI dalam hal ini Danramil kemudian aparat desa melakukan penyisiran kembali.

"Saat kami menyisir di TKP ditemukan lagi dua pohon ganja tanpa daun dengan tinggi 1,20 centimeter, kelima pohon ganja tersebut kita temukan di lahan perbukitan di Batukaras Pangandaran," tuturnya.

Darli menjelaskan, lima pohon ganja tersebut ditemukan di lahan milik atas nama inisial MW Warga Negara Asing berkebangsaan Kanada.




"Ini juga masih pendalaman sejauh mana dia (MW) apakah ada keterlibatannya, jadi masih dalam proses penyelidikan," tegasnya.

Kata Darli, sampai saat ini sudah empat orang warga yang dimintai keterangan, baik itu yang punya lahan sendiri kemudian warga sekitar yang rumahnya dekat lahan serta buruh harian lepas yang biasa membersihkan kebun.

"Jika melihat dari kondisi pohon ini sudah ada yang di potong-potong berarti kemungkinan ini di konsumsi, karena setiap pucuk dahan itu ada bekas potongan jadi jelas ini untuk di konsumsi sendiri oleh si pemilik pohon," papar Darli.





Dia menegaskan, untuk selanjutnya kami fungsi Satuan Narkoba masih tetap mengadakan proses penyelidikan sampai ketemu siapa pemiliknya.

"Kita masih cari siapa pemilik atau penanam pohon ganja ini," pungkasnya. (dry)









Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait