Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni Merasa Prihatin Atas Longsor di Sumedang

Jawa Barat —Rabu, 13 Jan 2021 14:16
    Bagikan:  
Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni Merasa Prihatin Atas Longsor di Sumedang
Ketua Komite III DPD RI, Sylviana Murni, merasa prihatin dengan longsor yang terjadi di Sumedang, Jawa Barat. (Ist.)

POSKOTAJABAR, JAKARTA. 

Ketua Komite III DPD RI, Sylviana Murni, merasa prihatin dengan longsor yang terjadi di Sumedang, Jawa Barat, yang menewaskan 15 orang dan 24 orang belum ditemukan. Wanita cantik yang akrab disapa Mpok Sylvi itu, meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang segera bergerak dan gali akar masalah sesungguhnya dari bencana ini.

Melihat dari kondisi perumahan yang tidak memungkinan dengan lingkungan yang ada, akar masalah ini harus segera ditangani oleh Pemkab Sumedang. Lebih lanjut gerak tanggap dan gerak cepat dibutuhkan segera, terhadap para masyarakat sekitar dan juga korban yang belum terselamatkan.

BACA JUGA:  Sebanyak 3.300 Personel Dikerahkan Membantu Pencarian dan Evakuasi Sriwijaya Air SJ-182 pada Hari ke-5

“Akar masalah harus benar-benar ditindaklanjuti oleh Pemkab Sumedang. Selain itu, gerak cepat dan gerak tanggap terhadap masyarakat dan korban menjadi prioritas utama," kata Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni, Rabu (13/01/2021).

Sebelumnya, Pakar Geologi sekaligus Dosen Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran (Unpad), Dicky Muslim, mengungkapkan, terdapat beberapa hasil analisis yang memperlihatkan penyebab bencana longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Dicky mengatakan, berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan Pusat Riset Kebencanaan Unpad, Ikatan Ahli Geologi Indonesia, serta sejumlah alumni FTG Unpad, ditemukan bahwa wilayah yang terjadi longsor memiliki kontur lahan yang curam dengan beberapa hasil temuan.

BACA JUGA:  Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung Segel Empat Mini Market, Langgar Waktu Operasional

"Tadinya, wilayah ini bekas tambang batu dan tanah urugan, kemudian diratakan dan dijadikan perumahan," ujar Dicky, Senin (12/01/2021).

Longsor diduga bersumber dari dua perumahan yakni Perumahan Pondok Daud dan Perumahan SBG, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Dua perumahan tersebut dinilai memiliki potensi kerawanan bencana. (rizal/ys)

Editor: Setiawan
    Bagikan: