8 Fakta Tentang Black Box, Bagian Paling Dicari Saat Kecelakaan Pesawat

Pendidikan —Rabu, 13 Jan 2021 16:30
    Bagikan:  
8 Fakta Tentang Black Box, Bagian Paling Dicari Saat Kecelakaan Pesawat
ilustrasi Black Box

POSKOTAJABAR,BANDUNG


Tim penyelam gabungan yang terdiri dari Komando Pasukan Katak (Kopaska), Detasemen Jalamangkara (Denjaka), serta Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) Marinir TNI AL berhasil menemukan salah satu black box Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) kemarin. 

Tim langsung membawa black box dengan menggunakan sea rider menuju ke JICT. Black box dibawa oleh tim dalam wadah plastik berwarna putih dengan tutup biru.


baca juga : Ramalan Zodiak Besok, 14 Januari 2021, Scorpio Januh Tapi Rindu, Leo Berharap Semua Bahagia



Saat terjadi peristiwa kecelakaan pesawat, selain korban, black box menjadi bagian yang paling dicari keberadaannya. Benda ini dapat merekam dan menjadi sumber yang menjelaskan teknis terjadinya kecelakaan sebuah pesawat.

Berikut ini fakta tentang Black Box yang harus kamu tahu, dan kenapa black box menjagi bagian yang penting untuk di cari ketika terjadi kecelakaan pesawat.


 Black Box Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Telah Ditemukan

 penyelam telah berhasil menemukan black blox Sriwijaya Air SJ 182 (foto:ist


  1. Berwarna oranye

Meski dinamakan black box atau kotak hitam, sebenarnya benda ini berwarna oranye. Pewarnaan tersebut dimaksudkan agar tim pencari mudah menemukannya.

 

  1. Nama Black Box

Penamaan black box berawal dari sejarah penggunaannya di masa Perang Dunia II. Alat pendeteksi ini dicat warna hitam agar tidak memantulkan cahaya.

 

Baca juga : Amanda Manopo Unfollow Insagram Billy Syahputra, dan menghapus Foto Kemesraan Mereka, Bertengkar atau Putus?


  1. Penemu black box

Penemu black box adalah David Warren. Ia menciptakan alat ini pada 1950. Saat usianya masih enam tahun, ayah Warren tewas dalam kecelakaan pesawat pertama di Australia. Kejadian ini menjadi latar belakang Warren untuk merancang black box.

 

  1. Tahan banting

Balck box dirancang agar tidak rusak ketika terjadi kecelakaan pesawat. Lapisan luarnya adalah titanium atau baja tahan karat dengan dua lapisan. Tabung black box tahan banting karena telah diuji dengan dilontarkan menggunakan meriam udara. Lontaran tersebut menciptakan dampak 3.400 Gs. Dan yang lebih hebat balck Box adalah benda yang kedap air hingga kedalaman 6000 meter dan tahan panas hingga 1000 derajat celcius

 

 

  1. Terdiri dari 2 bagian

 

Dalam black box terdapat dua bagian penting, yaitu Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) FDR berisi rekaman kecepatan pesawat, ketinggian, percepatan vertikal, dan aliran bahan bakar. Dengan menganalisis data dalam FDR, kita dapat mengetahui teknis terjadinya kecelakaan sebuah pesawat. Dan  CVR berisi rekaman percakapan yang terjadi di kokpit

 

  1. Kapasitas penyimpanan

Sebuah black box dapat menyimpan data penerbangan sampai 25 jam. Data tersebut tersimpan dalam FDR, dan membantu penyelidik mencatat berbagai fungsi operasi pesawat, seperti detail waktu, ketinggian, kecepatan udara, dan arah pesawat.

 

Baca juga : Sinopsis Ikatan Cinta, Rabu 13 Januari 2021, Aldeban Tak Bisa Menahan Rasa Cintanya Lagi Pada Andin



  1. Letaknya di ekor pesawat

Setiap pesawat, baik yang digunakan untuk kepentingan komersial, bisnis, militer, dan kepentingan lainnya, wajib memasang black box. Umumnya, letak black box biasanya ada di bagian ekor pesawat.

Akan tetapi, ada black box yang letaknya di bagian tengah atau bagian belakang dekat roda pesawat.

 

  1. Mengirim sinyal hingga 30 hari

Jika terjadi suatu kecelakaan, black box memiliki sistem sinyal darurat berupa sinyal "ping". Sinyal tersebut berfungsi sebagai pendeteksi lokasi keberadaan black box. Sinyal akan dikirim setiap satu detik sekali secara otomatis selama 30 hari.

 

Itulah Fakta fakta tentang Black box pesawat yang harus kamu tahu, semoga bermanfaat.

Editor: Resti
    Bagikan:  


Berita Terkait