Empat Minimarket di Kota Bandung Terancam Izin Usahanya Dicabut

Jawa Barat —Kamis, 14 Jan 2021 09:01
    Bagikan:  
Empat Minimarket di Kota Bandung Terancam Izin Usahanya Dicabut
Wakil Walikota Bandung pimpin operasi kepatuhan warga dan tempat usaha terhadap Perwal PSBB Proporsional, empat minimarket disegel, Rabu (23/1/2021).. (foto:ist)


POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Pemkot Bandung segel empat minimarket pada hari ketiga pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional, Kota Bandung, Rabu (13/01/2021). Mengulangi, cabut izin.

Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana mengatakan, empat minimarket yang disegel ini berlokasi di Jalan Gatot Subroto dan Jalan R.E. Martadinata.

"Mereka kedapatan membuka tempat usahanya sebelum jam operasional berlangsung, sebelum jam 10.00 WIB," katanya, Rabu, (13/01/2021).





Yana menjelaskan pada hari ketiga pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung bergerak melakukan pemantauan.

Hasil giat tersebut adalah, ada empat minimarket kedapatan tidak mengindahkan ketentuan sebagaimana yang diatur dalam peraturan walikota (Perwal) tentang PSBB Proporsional.

"Kita lakukan penindakan, ingatkan Covid ini masih ada. Tak hanya itu, ini juga butuhkan partisipasi masyarakat," tuturnya. 








Jika terjadi pengulangan pelanggaran, khususnya jam operasional, Yana sampaikan ke pencabutan izin usaha. 

"Jadi catatan, kalau berulang melakukan lagi, cabut izin usahanya,"tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Elly Wasliah menyampaikan, sejak pelaksanaan PSBB Proporsional Satgas Penanganan Covid-19 langsung melaksanakan pengawasan.

"Sesuai amanat Perwal, toko modern ini buka pukul 10.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB," tuturnya.






Elly menambahkan, Satgas akan memberiki waktu selama 3 hari kepada pelanggar. Jika yang bersangkutan mengulang, maka akan dicabut izin usahanya. 

"Tiga hari kita sepakat dengan Satpol PP. Nanti kalau sudah buka dan ternyata mengulangi, izin usaha dicabut," katanya. (Aris)






Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait