Deddy Corbuzier Berduka Atas Meninggalnya Syekh Ali Jaber

Jawa Barat —Kamis, 14 Jan 2021 16:13
    Bagikan:  
Deddy Corbuzier Berduka Atas Meninggalnya Syekh Ali Jaber
Deddy Corbuzier dan Syekh Ali Jaber. (ig : @mastercorbuzier)

POSKOTAJABAR, JAKARTA

Meninggalnya ulama besar Indonesia, Syekh Ali Jaber, membuat Deddy Corbuzier bersedih dan merasa berduka atas kepergiannya tersebut.

Deddy Corbuzier yang baru saja mualaf setahun lalu itu terlihat mengunggah foto dirinya bersama mendiang Syekh Ali Jaber saat melakukan salat berjama'ah dan diimami oleh almarhum.

Melengkapi potret tersebut, Deddy menuliskan kalimat untuk melepas kepergian Syekh Ali Jaber. Ia mengaku akan merindukan sosoknya yang santun dan sangat baik kepada sesama.

"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Tak ada luka, tak ada penderitaan, tak ada sakit di surga. Akan merindukanmu," tulis Deddy Courbuzier, Kamis (14/1/2021).

BACA JUGA :  SBY Kenang Syekh Ali Jaber Sebagai Sosok Ulama yang Meneduhkan

Seperti diketahui, Deddy Corbuzier mengenal Syekh Ali Jaber karena sempat mengundangnya ke podcast YouTube pada September 2020 silam. Saat itu, Ali Jaber menceritakan tentang kasus penusukan yang menimpanya.

Melalui podcast tersebut, Deddy Corbuzier mengaku semakin mengagumi akhlak Syekh Ali Jaber yang selalu rendah hati dan tidak segan membagikan ilmunya kepada dia yang baru belajar agama islam.

Deddy Corbuzier memberikan penghormatan terakhirnya melalui unggahan di Instagramnya sekaligus memberikan doa terbaik bagi Almarhum Syekh Ali Jaber.

Syekh Ali Jaber mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pukul 08.30 WIB.

BACA JUGA:  Kota Bandung Menyiapkan 191 Faskes untuk Menjadi Lokasi Vaksinasi Covid-19

Sebelumnya, ia dikabarkan membaik usai pernah terkonfirmasi positif Covid-19. Netizen pun ramai-ramai memenuhi kolom komentar akun Instagram Deddy Courbuzier.

"Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun, satu orang baik "lagi" telah meninggal dunia, semoga amal ibadahnya diterima disisiNya,"ucap salah satu netizen.

"Saya ga ngikutin syekh syekn dan ga tertarik. Tapi beda sama syekh Ali Jaber klok denger dia

ngomong baru ngerasa adem dan islam penuh cinta kasih innalilahi wa innalilahi rojiun," pungkas warganet lainnya. (mia/tha)

Editor: Ririn
    Bagikan:  


Berita Terkait