Rapat Kerja Memanas, DPRD Cianjur Minta Kejelasan dan Desak BPKAD Lakukan Ini

Jawa Barat —Kamis, 14 Jan 2021 17:14
    Bagikan:  
Rapat Kerja Memanas, DPRD Cianjur Minta Kejelasan dan Desak BPKAD Lakukan Ini
Suasana rapat kerja Komisi B DPRD Cianjur dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kamis (14/1/2021). (foto:nuki)

POSKOTAJABAR,CIANJUR.

Rapat kerja Komisi B DPRD Cianjur dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kamis (14/01/2021) di ruang Badan Anggaran berlangsung memanas.

Selain meminta kejelasan soal pengelolaan anggaran keuangan daerah, khususnya penyertaan modal untuk Perumdam Tirta Mukti Cianjur. Para dewan terhormat  mendesak BPKAD memberikan informasi data keuangan secara terperinci.

Permintaan dan desakan para wakil rakyat tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya selama ini terkait informasi data, mereka hanya diberikan secara gelondongan.

"Kita tidak ingin ada kesan kalau kita ini dibilang di bodohi. Jangan sampai seperti itu lah,"ujar anggota Komisi B, Asep Iwan yang diamini legislator dari partai Gerindra, Prasetyo.



Legislator dari partai Golkar itupun mengungkapkan, di daerah kabupaten/kota lain mereka  bisa memberikan informasi data secara terperinci.

"Kalau di daerah lain bisa, kenapa di kita tidak bisa,"imbuhnya dengan nada meninggi.



BACA JUGA :Ketua KPU Arief Budiman Dipecat DKPP, Ini Alasannya

 

Meminta ketegasan dari Kepala BPKAD, Prasetyo menanyakan langsung kesanggupan BPKAD untuk memberikan informasi data anggaran secara terperinci.


"Jadi bagaimana, bisa tidak Pa Kaban melakukan itu?,"tegas Prasetyo bertanya kepada Kepala BPKAD, Dedi Sudrajat.





Mendapat pertayaan itu Dedi tidak langsung mengiyakan. Orang nomor satu di lingkungan BPKAD itu terlebih dahulu memaparkan alasan. Meski akhirnya ia pun menyanggupi permintaan dari para dewan terhormat.

"Selama ini kita selalu memberikan informasi data yang sesuai dengan kebutuhan dewan. Data yang diminta itu memang rinci, makanya kita berikan data yang terperinci juga,"ujarnya.

Sementara itu terkait soal dana penyertaan modal Pemda untuk Perumdam Tirta Mukti Cianjur. Dewan menanyakan soal adanya dana pengganti dari pemerintah pusat.

"Dana penggantian tersebut masuk ke mana? Apa ke rekening kas daerah atau langsung ke PDAM?,"tanya Asep Iwan ke Kepala BPKAD.







Dedi tak langsung menjawab pertanyaan yang di lontarkan legislator asal Golkar tersebut. Orang nomor satu di lingkungan BPKAD itu terlihat sejenak tertegun, baru kemudian menjawab.

"Itu masuknya ke rekening Kas Daerah Pa,"jawabnya.

Tak hanya itu Komisi B juga mengungkapkan keluhannya soal transfaransi anggaran Perumdam Tirta Mukti. Pasalnya saat diminta soal itu dewan hajya diberikan informasi anggaran secara gelondongan alias tidak terperinci. (Nuki)








Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait