Habib Rizieq Shihab Dipindahkan ke Rutan Bareskrim Polri Karena Alasan Ini

Jawa Barat —Kamis, 14 Jan 2021 17:25
    Bagikan:  
Habib Rizieq Shihab Dipindahkan ke Rutan Bareskrim Polri Karena Alasan Ini
Habib Rizieq Shihab. (Ilham)

 


POSKOTAJABAR, JAKARTA.

Habib Rizieq Shihab (HRS) hari ini dipindahkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri, lantaran penuhnya tahanan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya.

Selain itu, alasan pemindahannya untuk memudahkan penyidik melakukan pemberkasan kasus di Petamburan,Jakarta Pusat dan kasus di Megamendung Bogor.

"Pertimbangannya tahanan di Polda Metro Jaya terlalu padat, sekaligus untuk memudahkan penyidik Bareskrim dalam pemberkasan kasusnya," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi, Kamis (14/1/2021)

 

BACA JUGA : Syarat Penerima Vaksin dan Kriteria Kondisi Tubuh yang Tidak Boleh di Beri Vaksin Covid-19

 

Sebelumnya, Ditipidum Bareskrim Polri, melimpahkan tahap I terhadap dua berkas kasus Petamburan, Jakarta Pusat dan Megamendung, Bogor ke Kejaksaan, Kamis (14/1/2021).

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan, dua berkas kasus di Petamburan dan Megamendung akan dilimpahkan besok ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Penyidik sudah kordinasi dengan jaksa terkait berkas perkara Petamburan dan Megamendung. Pelimpahan berkas tahap I akan dilaksanakan besok ke JPU," kata Andi di Bareskrim Polri, Rabu (13/1/2021).

 

BACA JUGA : Daftar 10 Aturan PPKM Jawa-Bali dari 11 sampai 25 Januari 2021 yang Harus Kamu Tahu

 

Seperti diketahui, dari kasus kerumunan di Petamburan, ada 6 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Habib Rizieq Shihab (HRS), Haris Ubaidillah, Ali bin Alwi Alatas, Maman Suryadi, Sobri Lubis dan Habib Idrus.

Sedangkan terkait kasus kerumunan di Megamendung Bogor, Bareskrim Polri hanya menetapkan satu tersangka, yaitu HRS.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menetapkan HRS Cs sebagai tersangka dalam 3 kasus berbeda. Yakni kasus kerumuman di Petamburan, Megamendung, Bogor, serta kasus menghalangi swab tes di RS UMMI Bogor.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, ketiga kasus itu sudah ditarik penyidikannya ke Dittipidum Bareskrim Polri.

"Tiga kasus itu secara terpisah dilakukan penyidikan. Jadi kasus ini ditarik dan penyidikannya masing-masing, pemberkasannya pun masing-masing," kata Ramadhan.

Dikatakan, ketiga kasus tersebut sudah masuk dalam pemberkasan dan dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke kejaksaan. "Kita tunggu saja," tukasnya. (ilham/tha)

Editor: Dikki
    Bagikan:  


Berita Terkait