Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum Sempat Tegang, Tensinya Naik Saat Hendak Divaksin

Jawa Barat —Kamis, 14 Jan 2021 20:58
    Bagikan:  
Wagub Jabar Uu  Ruzhanul Ulum Sempat Tegang, Tensinya Naik Saat Hendak Divaksin
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum bercengkrama dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil di sela suntik vaksin tahap I di rumah Sakit Hasan Sadikin, Kota Bandung, Kamis (14/1/2021).(Humas Pemprov Ja

POSKOTAJABAR, BANDUNG.


Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum tegang jelang divaksin Covid-19. Tekanan darahnya naik. Setelah bercengkrama dengan seluruh unsur Forkopimda yang hadir ke RSHS, tensi panglima santri Jabar normal, dan jarum suntik bisa ditancapkan.

"Tidak bisa dipungkiri persyaratan akan melaksanakan vaksinasi itu salah satu persyaratannya adalah tekanan darah harus normal," ujarnya Uu, Kamis (14/01/2021).

"Saat saya datang ke sini ada sedikit tegang, karena memang sebelumnya saya tidak biasa kalau ke dokter atau ke rumah sakit seramai ini," katanya.


BACA JUGA :Fasilitator Suntik Vaksin, Ariel Noah Mengaku tidak Merasa Sakit, Biasa Saja

 

Agar tekad untuk menjadi fasilitator vaksin berjalan lancar, Wagub Uu selanjutnya mencairkan ketegangannya dengan berbincang bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan unsur Forkopimda Jabar lain yang hadir dalam kegiatan tersebut.

"Saya istirahat, ngobrol-ngobrol. Alhamdulillah tensi saya normal lagi, 129," ucapnya. Dan Wagub Uu pun bisa disuntik vaksin.

Usai disuntik, Wagub Uu pun diminta menunggu selama 30 menit untuk melihat reaksi dari vaksin tersebut.



BACA JUGA : Pesan Syekh Ali Jaber Sebelum Meninggal Dunia pada Anaknya, Jaga Ibu dan Jaga Shalat!



Uu beserta penerima vaksin lainnya akan kembali mendapat suntikan kedua dua pekan ke depan.

Sebelumnya, Wagub Uu mengaku sebelum penyuntikan dirinya merasa cukup istirahat.

"Sejak awal saya sudah menyatakan siap, persiapan juga sudah saya lakukan sejak kemarin dengan istirahat dan olahraga. Tetapi tidak bisa dipungkiri karena ada persyaratan-persyaratan di saat akan divaksin, salah satu persyaratannya adalah tekanan darah harus normal. Jadi saat datang ke sini ada sedikit tegang," katanya.


BACA JUGA  : Oknum Kades Kabupaten Karawang Beli Sabu Nyuruh Anaknya



Wagub Uu juga mengatakan tidak merasa saat disuntik, selain itu juga tidak merasakan efek samping. Termasuk setelah menunggu 30 menit usai penyuntikan, tidak ada kelainan apa pun.

"Pas disuntik tidak terasa karena jarumnya kecil. Barusan ditunggu 30 menit, setelah itu tidak ada reaksi apa-apa. Saya 14 hari lagi ke sini untuk divaksin dosis kedua," ujarnya.

Selain Uu dan tokoh masyarakat, ada sebanyak 60 orang masyarakat umum di Jawa Barat yang menjalankan vaksinasi secara gratis tersebut. (Aris)


BACA JUGA : Kegiatan Vaksinasi Gubernur Banten Ricuh Gara-gara Awak Media Dilarang Mengambil Gambar


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait