Tenaga Medis di Kramat Jati Ini Bercerita Cara Ngurus Vaksinasi, Mulai dari SMS Hingga Hingga Bagaimana Rasanya Divaksin

Jawa Barat —Jumat, 15 Jan 2021 09:08
    Bagikan:  
Tenaga Medis di Kramat Jati Ini Bercerita Cara Ngurus Vaksinasi, Mulai dari SMS Hingga Hingga Bagaimana Rasanya Divaksin
Vaksinasi ke dr. Umi tenaga medis pertama di Jaktim yang divaksin covid-19. (Ifand)


POSKOTAJABAR, JAKARTA.

Tenaga medis di Puskesmas Kramat Jati, merasa sangat beruntung bisa menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 yang pertama di wilayah Jakarta Timur.

Ia pun bercerita cara mengurus proses vaksinasi mulai dari dapat SMS hingga rasanya divaksin.

Menurutnya, setelah disuntik vaksin tidak merasakan efek samping yang berlebih karena hanya sedikit pegal.


BACA JUGA : 
Pesan Syekh Ali Jaber Sebelum Meninggal Dunia pada Anaknya, Jaga Ibu dan Jaga Shalat!

 

Pengalaman dr. Umi Rina Sari, tenaga kesehatan dari RS Polri Kramat Jati yang telah menerima vaksin Covid-19, menurutnya hanya ada rasa pegal sedikit di lengan.

Ia mengaku tak merasakan efek samping yang berlebih karena hanya merasa sedikit pegal di lokasi penyuntikan.

“Saya rasa ada sedikit rasa pegal di tempat penyuntikan. Pusing nggak ada, demam nggak ada. Aman,” katanya, Kamis (14/01/2021).

 

BACA JUGA : Fasilitator Suntik Vaksin, Ariel Noah Mengaku tidak Merasa Sakit, Biasa Saja

 

Menurut dr Umi, dirinya tidak merasakan khawatir ketika akan mendapat vaksin Covid-19.

Justru dirinya semangat karena dapat giliran pertama vaksinasi Covid-19 sebagai tenaga medis.

“Nggak ada alasan untuk takut karena vaksin ini baik untuk kita juga, minimal untuk kuatkan daya tahan tubuh kita terhadap Covid-19,” ujarnya.

Dikatakan dr. Umi, untuk mendapatkan vaksin itu pun, tenaga medis di wilayah Kramat Jati telah melalui berbagai tahap.

Dimana setiap calon penerima vaksin Covid-19 terlebih dulu ke meja pendaftaran untuk verifikasi ulang.

"Soalnya kan tanggal 12 Januari kemarin saya sudah dapat SMS sebagai penerima vaksin," tuturnya.

 

BACA JUGA : Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum Sempat Tegang, Tensinya Naik Saat Hendak Divaksin

 

Setelah mendapat informasi dari SMS, kata dr. Umi, pada 13 Januari kemarin ia melakukan registrasi ulang ke puskesmas Kecamatan Kramat Jati.

Dan pada hari ini, sebelum di suntik dirinya kembali melapor untuk mendapat nomor giliran.

"Makanya beruntung saya dapat urutan pertama, jadi cepat selesai," imbuhnya.

Begitu sampai di puskesmas kecamatan Kramat Jati, sambung dr. Umi, petugas kemudian mengarahkan calon penerima ke meja berikutnya untuk skrining.

Nantinya akan diperiksa terlebih dulu untuk memastikan tidak ada komorbid atau penyakit penyerta yang diderita oleh calon penerima vaksin.

"Habis iti diarahkan ke meja berikutnya untuk vaksinasi Covid-19. Selesai di suntik, diarahkan ke meja observasi untuk melihat dampak pasca vaksinasi Covid-19," paparnya. (Ifand/win)

 

 

Editor: Dikki
    Bagikan:  


Berita Terkait