WhatsApp Akan Kehilangan Pengguna? Ini Kata Pendiri Aplikasi Signal

Gaya Hidup —Jumat, 15 Jan 2021 09:17
    Bagikan:  
WhatsApp Akan Kehilangan Pengguna? Ini Kata Pendiri Aplikasi Signal
Signal. foto Signal

POSKOTAJABAR, BANDUNG

Kebijakan baru dari WhatsApp ternyata membuat heboh pengguna. Mulai 8 Februari 2021 WhatsApp mempengaruhi kebijakan privasinya. Salah satu hal yang paling kontrovesi dari kebijakan itu adalah mengenai pembagian data konsumen WhatsApp ke induk usahanya, Facebook.

Akibat kecijakan tersebut, banyak pengguna yang beralih ke Aplikasi Chating Signal. 

Dikutip dari Business Insider, Chairman Signal Foundation Brian Acton yakin jika Signal Messenger tidak akan bisa menggantikan WhatsApp karena kebijakan baru privasi yang baru dirilis.

Dia memprediksi Signal akan digunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga dan teman dekat. Sementara percakapan bersama orang lain dilakukan melalui WhatsApp.

BACA JUGA  : Oknum Kades Kabupaten Karawang Beli Sabu Nyuruh Anaknya

Menurutnya kedua aplikasi dibuat dengan tujuan yang berbeda. Bukan menggantikan, namun pengguna akan menggunakan keduanya untuk percakapan yang berbeda.

"Saya tidak ingin melakukan semua hal di WhatsApp," kata Acton, Kamis (14/1/2021).

Dia memprediksi Signal akan digunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga dan teman dekat. Sementara percakapan bersama orang lain dilakukan melalui WhatsApp.

Laporan Sensor Tower menyatakan jumlah instalasi Signal mencapai 7,5 juta kali di App Store dan Play Store dari tanggal 6-10 Januari. Peningkatan pengunduhan itu mencapai 4.200% dari minggu sebelumnya.

"Perubahan kecil membantu pemicu hasil besar," ujar Brian Acton.

Konflik Antara WhatsApp dan Facebook

WhatsApp sebetulnya didirikan oleh Brian Acton dan Jam Kaum pada 2009. Lima tahun kemudian, tepatnya pada 2014, aplikasi ini diakuisisi Facebook senilai US$22 miliar.

Pada 2017 Brian Acton memutuskan keluar dari Facebook. Pangkal masalahnya, ia tak sepakat dengan rencana Facebook menghasilkan uang (monetisasi) dari WhatsApp. Ia berharap monetisasi WhatsApp lewat biaya berlangganan sementara Facebook ingin iklan bertarget.

BACA JUGA : Jenazah Syekh Ali Jaber Dibawa ke Ponpes Daarul Qur'an

Pada 2018 Brian Acton menyuntikkan dana sebesar US$50 juta ke Signal Messenger dan menjabat sebagai chairman Signal Foundation, induk dari Signal Messenger. Rencananya Signal akan melakukan pengumpulan uang dari pengguna melalui mekanisme donasi atau sumbangan. (RIN)

Editor: Ririn
    Bagikan:  


Berita Terkait