Gempa di Sulawesi Barat Tewaskan 3 Orang, 24 Terluka dan 2000 Orang Terpaksa Mengungsi

Jawa Barat —Jumat, 15 Jan 2021 10:32
    Bagikan:  
Gempa di Sulawesi Barat Tewaskan 3 Orang, 24 Terluka dan 2000 Orang Terpaksa Mengungsi
ilustrasi - foto ist

POSKOTAJABAR, BANDUNG


Gempa bumi berkekuatan 6,2 Magnitudo di Majene, Sulawesi Barat pada Jumat (15/01/2020) dini hari menyebabkan tiga orang meninggal dunia, 24 orang luka-luka dan 2.000 orang udah mengungsi.


BACA JUGA:  Zodiak Ramalan Hari ini, Jumat 15 Januari 2021, Taurus Intropeksi Diri, Sagitarius Kamu di Permainkan 


Gempa berkekuatan cukup besar terjadi sekitar pukul 01.28 WiTA. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat, tepatnya 6 kilometer Timur Laut Majene dengan kedalaman 10 Km.


Goncangan gempa ini juga terasa hingga wilayah Palu, Sulawesi Tengah dan Makassar, Sulawesi Selatan.


Gempa yang cukup dasyat tersebut mengakibatkan sejumlah infrastruktur rusak, seperti Kantor Gubernur Sulbar, Hotel Maleo dan rumah warga. Bahkan gempa mengakibatkan jaringan listrik padam.


Gempa juga mengakibatkan longsor di 3 titik, sepanjang jalan Poros Majene-Mamuju yang mengakibatkan akses jalan terputus.


Baca juga:  Ramalan Zodiak Besok, Sabtu 16 Januari 2021, Sagitarius Merasa Lelah, Leo Cinta yang Rumit


Berdasarkan data sementara dari Kalaksa dan Sekretaris BPBD setempat, areal 62 rumah rusak, 1 puskesmas dan juga Kantor Danramil Malunda rubuh.


Hotel Maleo nyaris ambruk akibat gempa di Majene, Sulawesi Barat. (Ist)



Gempa berkekuatan 5,2 Magnitudo kembali terjadi pada pukul 02.28 WITA

Kondisi terakhir gempa berkekuatan kuat berlangsung selama 5-7 detik dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Majene dan Kabupaten Polowali Mandar.


Bencana tersebut membuat masyarakat setempat panik, dan berlarian keluar rumah.


Hingga saat ini masyarakat masih di luar rumah mengantisipasi gempa susulan. Namun BMKG mengatakan gempa tidak terjadi.

Sehari sebelumnya, Kamis (14/1/2021) gempa juga terjadi di wilayah Majene. Gempa yang pertama berkekuatan 5,9 magnitudo, dan tak lama kemudian kembali diguncang gempa dengan kekuatan yang sama.


Baca juga:  Sinopsis Ikatan Cinta, Jumat 15 Januari 2021, Andin Tetap di Sisi Aldebaran Meski Telah di Bohongi


Saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju dan Polewali Mandar masih melakukan pendataan dan mendirikan tempat pengungsian.


Saat ini, kebutuhan kedekatan yang diharapkan adalah bantuan dari sembako, selimut dan tikar, tenda pengungsi, pelayanan medis dan terpal.

BMKG gempa bumi menyatakan tidak tsunami, namun BMKG memberikan imbauan agar masyarakat tetap tenang dan untuk mempercayai sumber-sumber informasi yang resmi dan terverifikasi  . (yono / tri)

Editor: Resti
    Bagikan:  


Berita Terkait