PT Pertamina Bantu LPG dan BBM untuk Pengungsi dan Tim SAR Bencana Sumedang

Jawa Barat —Jumat, 15 Jan 2021 18:33
    Bagikan:  
PT Pertamina Bantu LPG dan BBM untuk Pengungsi dan Tim SAR Bencana Sumedang
PT Pertamina memberikan tabung gas LPG secara simbolis kepada Pejabat Sumedang. (Humas Pertamina)

POSKOTA JABAR, SUMEDANG.

PT Pertamina (Persero) melalui Regional Jawa Bagian Barat mendukung penyediaan LPG bagi operasional Posko Dapur Umum, serta Bahan Bakar Minyak (BBM) Dexlite untuk operasional alat berat ekskavator (mesin pengeruk), yang dikelola Tim Gabungan Penanggulangan Bencana Kabupaten Sumedang. Bantuan dari PT Pertamina diberikan pasca bencana tanah longsor yang melanda Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Sabtu (09/01/2021) lalu.

Bantuan berupa 60 tabung LPG Bright Gas 12 Kg (Kilogram) disalurkan ke empat Posko Dapur Umum yang sehari-hari difungsikan bagi 985 jiwa pengungsi, serta personil tim SAR (Search and Rescue) yang terdiri dari tim Basarnas, TNI, Polri, dan Tagana BPBD Kabupaten Sumedang, yang hingga saat ini masih melakukan operasi pencarian korban yang hilang.

BACA JUGA:  Vokalis Band Kapten Ditangkap Jajaran Satnarkoba Polrestabes Bandung, Positif Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

"Kami turut prihatin dan peduli atas bencana yang menimpa warga Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Diharapkan, pasokan tabung LPG dapat mendukung penyiapan makanan bagi masyarakat yang mengungsi, maupun bagi tim SAR yang saat ini masih terus bekerja melakukan pencarian korban,” tutur Unit Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan.

Menurut Eko Kristiawan, bantuan sebanyak 60 tabung LPG Bright Gas 12 Kg telah diserahkan langsung pada Rabu (13/1/2021) di Posko Gabungan Penangulangan Bencana Alam Cimanggung yang berlokasi di Gedung SMAN 1 Cimanggung, oleh Sales Branch Manager Rayon III Bandung, Faris Aceriza, kepada Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Kabupaten Sumedang, Nasam SE AK.

Sedangkan, bantuan BBM jenis Dexlite disalurkan mulai Kamis (14/1/2021), untuk operasional empat hari kerja alat berat ekskavator (mesin pengeruk), yang digunakan untuk proses pencarian dan evakuasi.

BACA JUGA:  Jumlah Korban Gempa Magnitudo 6,2 Sulbar Mencapai 34 Orang Meninggal

"Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menyuplai energi untuk mendukung kebutuhan utama proses evakuasi," ujarnya.

Ia menambahkan, selama masa tanggap darurat di Kecamatan Cimanggung, Pertamina memastikan pasokan BBM dan LPG tetap aman. Tidak terdapat pangkalan resmi Pertamina yang terdampak. (Kris)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait