Pengetatan Wilayah di Pangandaran, Simak Aturan yang akan Diberlakukan

Jawa Barat —Sabtu, 16 Jan 2021 11:34
    Bagikan:  
Pengetatan Wilayah di Pangandaran, Simak Aturan yang akan Diberlakukan
Petugas gabungan saat memberhentikan aktivitas warga masyarakat dibeberapa tempat hiburan malam di kawasan Kampung Turis Pantai Barat Pangandaran pada malam pergantian tahun baru (foto: doc dry)
POSKOTAJABAR,PANGANDARAN

Pemerintah Kabupaten Pangandaran terus berupaya menangani wabah virus Corona untuk terus meningkat. Untuk itu Pemkab mengambil langkah tegas dengan mengultimatum seluruh kegiatan yang menimbulkan kerumunan akan dibatasi.

Pada kegiatan sosialisasi Pengetatan Wilayah Kabupaten Pangandaran yang berlangsung di Aula Setda Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (15/01/2021) ada beberapa poin yang akan diberlakukan.


BACA JUGA : Mortir Aktif Diledakan Tim Jihandak Gegana Polda Jabar


Asda III Setda Pangandaran Drs Suheryana mengatakan, bahwa  pengetatan di wilayah Pangandaran ada berbagai aturan yang akan di laksanakan antara lain kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa akan dihentikan.

"Pengajian sementara di hentikan dan untuk pengajian di batasi waktu nya satujam dan untuk penceramah di wajibkan dari wilayah Kabupate Pangandaran," ujarnya, Jumat (15/01/2021).


Selain itu, kata dia, kegiatan wisata juga kita batasi maksimal sampai pukul 22.00 WIB, sedangkan untuk kegiatan hajatan di perbolehkan dengan asampai jam 17.00 WIB.

"Serta dalam satu jam jumlah undangan maksimal 50 orang itupun apabila di daerah tersebut tidak ada yang terkontaminasi covid-19," terangnya.

Suheryana menegaskan, aktifitas minimarket Alfamart dan Indomart juga dibatas sampai pukul 20.00 WIB.






"Minimarket buka mulai dari pukul 07.00 WIB dan tutup pukul 20.00 WIB, dan kegiatan open turnamen apapun di tiadakan untuk sementara waktu," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menegaskan, tempat keramaian seperti tempat hiburan malam akan dibatasi sampai pukul 21.00 WIB.

"Jika tempat hiburan masih beroperasi di atas pukul 21.00 WIB kami pemda akan mencabut izin usaha dan membubarkan kegiatan di kawasan Pantai Pangandaran," katanya.



Menurut orang nomor satu di Kabupaten Pangandaran itu, langkah yang diambil ini sebagai bagian upaya mendisiplinkan masyarakat karena Kabupaten Pangandaran saat ini sedang menjalankan statusnya sebagai daerah yang melaksanakan adaptasi kebiasaan baru (AKB).

"Di Kabupaten lain yang ada di Jawa Barat itu memberlakukan PSBB atau PPKM, sedangkan kita hanya berstatus AKB, tapi tetap kami ingin terus mendisiplinkan masyarakat," terang Jeje.

Berkaitan dengan kegiatan vaksinasi, Jeje mengaku, pihaknya masih menunggu kiriman vaksin dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

"Vaksinasi masih dalam persiapan, mungkin minggu depan datang. Jika sudah datang maka yang mendapatkan prioritas adalah tenaga kesehatan," pungkasnya. (dry)



Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait