Pemerintah Indonesia meluncurkan aplikasi PIKOBAR untuk Membantu Masyarakat selama Covid-19

Gaya Hidup —Sabtu, 16 Jan 2021 13:57
    Bagikan:  
Pemerintah Indonesia meluncurkan aplikasi PIKOBAR untuk Membantu Masyarakat selama Covid-19
PIKOBAR aplikasi

   POSKOTAJABAR,BANDUNG 

   Ditengah kondisi pandemi Covid 19 saat ini, setiap elemen dalam suatu daerah diminta untuk dapat menyesuaikan aktivitasnya dengan memperhatikan prinsip physical distancing. Begitupula dengan pemerintah daerah yang dituntut untuk tetap memberikan pelayanan publik dalam setiap kondisi dengan kebijakan yang lebih adaptif dan responsif terhadap kondisi sekitar serta menerapkan prinsip-prinsip penyelenggaan inovasi daerah sebagaimana mestinya.

tampilan aplikasi PIKOBAR. foto :  sreenshot

Setelah kasus pertama COVID 19 yang ditemukan pada akhir Desember 2019 di Wuhan, Tiongkok, WHO pada 11 Maret 2020 secara resmi mengumumkan bahwa wabah COVID 19 tersebut merupakan sebuah pandemi global yang berdampak pada penetapan status darurat kesehatan internasional. Pemerintah Indonesia pun tidak tinggal diam dan merespon hal tersebut dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 Tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar. Pada kondisi tersebut salah satu pemerintah daerah yang telah melakukan inovasi pelayanan publik dalam rangka percepatan penanganan COVID 19 adalah pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat melalui aplikasi Pusat Informasi dan Koordinasi COVID 19 Jawa Barat (PIKOBAR).

Aplikasi ini merupakan salah satu terobosan dalam penyediaan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk jasa berbasis teknologi informasi yang dibuat oleh Pemerintah provinsi Jawa Barat dengan stakeholders nya adalah Diskominfo Jawa Barat yang ditujukan guna memberikan informasi terkini dan segala bentuk upaya percepatan penanggulangan COVID-19 di Jawa Barat melalui media elektronik yang resmi rilis pada tanggal 20 Maret 2020 .

 

Inovasi daerah melalui aplikasi PIKOBAR ini dbentuk atas dasar keharusan Work From Home atau PSBB yang dianjurkan oleh pemerintah. Dimana WFH ini merupakan manifetasi dari suatu konsep pelayanan publik berbasis daring atau dikenal dengan istilah electronic government (egovernment). Memaknai e-government sebagai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi oleh pemerintah terutama aplikasi berbasis web dalam rangka untuk mendukung kerja pemerintah agar lebih responsif dan efisien dengan memfasilitasi fungsi administrasi dan manajerial.

Berdasarkan pengertian tersebut maka diharapkan kinerja pemerintah dapat tetap dilaksanakan secara prima di masa pandemi COVID 19 selaras dengan pendapat, melalui implementasi e-government tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menyediakan setiap layanan yang lebih berkualitas dan akuntabel. Kualitas layanan yang diharapkan masyarakat dari pemerintah adalah layanan yang cepat, mudah, murah, transparan, akuntabel, dan responsif melihat kondisi pandemi seperti ini yang mengharuskan berbagai perubahan konsep aktivitas yang dilakukan setiap elemen termasuk pemerintah dalam memberikan pelayanan publik. mendefinisikan inovasi berhubungan erat dengan ide-ide baru yang bermanfaat dengan sifat kebaruannya harus mempunyai nilai manfaat. Sifat baru inovasi tidak berarti apa-apa apabila tidak diikuti dengan nilai kemanfaatannya dan kehadirannya. 

 

 Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri telah melakukan inovasi dengan membuat Aplikasi berbasi teknologi informasi yaitu Aplikasi PIKOBAR. Sebagai suatu sistem baru dalam pelayanan publik, maka kualitas daripada penerapannya harus ditelaah apakah sudah sesuai dengan aspek pelayanan prima. Hasil dan Pembahasan Di tengah kondisi pandemi COVID 19 pemerintah diharuskan cepat tanggap dalam merespon setiap keluhan dari masyarakat dan perubahan lingkungan yang ada. Perubahan yang mencolok yaitu perubahan tatanan pelayanan publik dengan menggunakan aplikasi berbasis teknologi informasi.

Pemerintah daerah Jawa Barat telah memberikan respon positif terhadap perubahan tersebut dengan menghadirkan Aplikasi PIKOBAR sebagai pusat informasi terkait percepatan penanganan COVID 19 yang 7 dinilai sangat efektif dalam membantu masyarakat mendapatkan pelayanan informasi yang terkini. Berbagai fitur pusat layanan dan Informasi yang tersedia antara lain

  1. Data Covid 19 (Jabar, Nasional, Dunia)
  2. Aduan (Lapor Pikobar)
  3. Cek Sebaran
  4. Bantuan Sosial
  5. Lapor Mandiri
  6. Periksa Mandiri
  7. Donasi
  8. Tanya Jawab
  9. Survei
  10. Logistik
  11. Nomor Darurat
  12. Daftar Relawan
  13. Saber Hoax

BACA JUGA : Doa Pagi dan Petang, Doa Agar Tetap Semangat Selama Beraktivitas

Depan Aplikasi PIKOBAR Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh KemenpanRB, Aplikasi PIKOBAR termasuk dalam top 21 Inovasi Pelayanan Publik Penanganan COVID 19 yang mana aplikasi PIKOBAR memenuhi kriteria inovasi yaitu kebaruan, kemanfaatan, efektif, serta transferable. Selain itu, aplikasi PIKOBAR sudah diunduh oleh 750 ribu lebih dan sudah menangani 120 ribu lebih pengaduan melalui hotline PIKOBAR (Setiaji, 2020). Diakui pula oleh Gubernur Provinsi Jawa Barat bahwa Aplikasi PIKOBAR memiliki beberapa keunggulan yaitu menyumbang, daftar rapid test, data, komplain, dan fitur anti hoaks atau berita bohong. (RAM)

Editor: Rani R
    Bagikan: