Panglima TNI Hadi Tjahjanto Meninjau Lokasi Bencana di Tanah Laut dan Serahkan Bantuan

Jawa Barat —Sabtu, 16 Jan 2021 16:46
    Bagikan:  
Panglima TNI Hadi Tjahjanto Meninjau Lokasi Bencana di Tanah Laut dan Serahkan Bantuan
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., meninjau langsung lokasi bencana banjir di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.(ist)

POSKOTAJABAR, JAKARTA.  

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., meninjau langsung lokasi bencana banjir di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Sabtu (16/01/2021). Sebelumnya, Panglima TNI telah menginstruksikan jajaran TNI untuk terjun di lokasi tersebut. Tak hanya mengirimkan prajurit, Panglima TNI juga mengirimkan bantuan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista).

Kegiatan diawali dengan paparan yang disampaikan Komandan Korem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah, terkait situasi dan kondisi umum di wilayah Kalimantan Selatan terkait musibah Banjir kali ini.

"Pastikan setiap permasalahan yang ada segera dilaporkan dan dicari solusinya. Tujuannya untuk melayani masyarakat yang terkena musibah. Koordinasi dengan pihak terkait dan harus terus di evaluasi," tegas Panglima TNI, menyambut Paparan dari Danrem 101/Antasari.

BACA JUGA:  Peramal Mbak You Akan Dipolisikan Soal Penerawangan Dunia Perpolitikan Indonesia yang Dinilai Provokatif

Saat ini, lanjutnya, TNI telah mendirikan Posko Bencana dan dapur lapangan, menampung dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Mendatangkan alat berat untuk membuka akses jalan yang terputus dan mendatangkan air bersih dari wilayah yang tidak terdampak.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa akan terus melanjutkan evakuasi warga dan pencarian terhadap korban hilang bersama Basarnas, Polri, BPBD, dan relawan.

Juga melakukan koordinasi secara intens dengan instansi terkait dalam penanganan bencana banjir di Tanah Laut. "Jika diperlukan helikopter akan kita siapkan," ungkapnya. 

Prajurit yang diterjunkan sejumlah 1.053 Prajurit gabungan yang terdiri dari Prajurit Kodam VI/Mulawarman, Yon Ang Air TNI AD, Korps Marinir TNI AL, Korps Paskhas TNI AU, dan Prajurit TNI AU.

BACA JUGA:  Longsor Sumedang, Tim SAR Gabungan Terus Cari 15 Korban yang Masih Tertimbun

Hal ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam misi kemanusiaan dan merupakan bagian dari tugas pokok TNI, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia Pasal 7 Ayat 2, diantaranya melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Adapun bantuan yang diserahkan Panglima TNI, berupa 34 perahu karet terdiri dari 8 perahu laret TNI AD, 8 perahu karet TNI AL (Marinir), 10 perahu karet Basarnas, dan 8 perahu karet TNI AU (Paskhas) berikut dengan motor tempel serta 10.000 paket sembako dari Presiden Republik Indonesia yang diangkut menggunakan pesawat Heculles A-1327.(*/tri)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait