Jawa Barat Menjadi Provinsi dengan Penambahan Kasus Covid-19 Paling Tinggi

Jawa Barat —Sabtu, 16 Jan 2021 18:10
    Bagikan:  
Jawa Barat Menjadi Provinsi dengan Penambahan Kasus Covid-19 Paling Tinggi
Juru Bicara Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito, menyebutkan terjadi penambahan paling tinggi. (Ist)

POSKOTAJABAR, JAKARTA.

Provinsi Jawa Barat menjadi provinsi dengan penambahan kasus Covid-19 paling tinggi sebanyak 3.095 kasus, pada hari Jumat (15/01/2021) . Kemudian disusul DKI Jakarta sebanyak 2.541 kasus dan Jawa Tengah sebanyak 1.993 kasus baru. 

Penambahan kasus positif Covid-19 sendiri memecahkan rekor baru per hari Jumat (15/01/2021) sebanyak 12.818 orang, sehingga secara nasional kasus positif sudah mencapai 882.418 orang.

Demikian disampaikan data dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per hari Jumat (15/1 /2021). Ini merupakan penambahan tertinggi kasus positif Covid-19 sejak pandemi diumumkan terjadi di Indonesia pada 2 Maret 2020.

Satgas juga mengumumkan adanya pasien sembuh dari Covid-19 sebanyak 7.491 orang, sehingga secara nasional menjadi pasien sembuh mencapai 718.696 orang. Sedangkan mereka yang meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah sebanyak 238 orang, sehingga secara nasional menjadi 25.484 orang.

BACA JUGA:  Operasi SAR Pesawat Sriwujaya Air SJ-182 Menyisir ke Sekitar Beberapa Pulau dan Area Pantai

Terkait meningkatnya kasus positif Covid-19 harian, Satgas Penanganan Covid-19 memastikan ketersediaan alat material kesehatan (almatkes) tercukupi dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 yang sedang berjalan.

Demikian disampaikan Juru Bicara Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito, di Gedung BNPB, yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Wiku menjelaskan, pihaknya telah berkerjasama dengan Kementerian Perindustrian dan produsen almatkes dalam negeri. Hal itu bertujuan untuk memastikan tercukupinya ketersediaan alat material kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan. "Saat ini kita tidak melihat adanya kekurangan," terang Wiku.

Namun demikian, Wiku berharap agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun) serta menghindari kerumunan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

BACA JUGA:  Tarif Tol Terbaru Mulai Besok 17 Januari 2021, dari PT Jasa Marga, Ada Kenaikan di Beberapa Ruas Cek di Sini

Dia mengatakan, sejak awal pemerintah telah mengedukasi masyarakat agar bisa tetap menjaga keselamatannya dalam menghadapi pandemi Covid-19. Pemerintah juga secara intensif mengajak masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan.

Disamping itu, pemerintah terus melakukan upaya 3T yaitu tracing (pemeriksaan), tracking (pelacakan), dan treatment (perawatan) terhadap penderita Covid-19. Kebijakan terbaru pemerintah ialah menerapkan Pelaksaanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Pulau Jawa - Bali melalui instruksi Menteri Dalam Negeri No. 1 Tahun 2021. (johara/tha)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait