Gempa Susulan Diperkirakan Masih Akan Terjadi di Sulawesi Barat

Jawa Barat —Sabtu, 16 Jan 2021 18:42
    Bagikan:  
Gempa Susulan Diperkirakan Masih Akan Terjadi di Sulawesi Barat
Gedung-gedung yang runtuh akibat gempa di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat. (Pojoksatu)

POSKOTAJABAR, JAKARTA.

Gempa susulan diperkirakan masih akan terjadi di Sulawesi Barat (Sulbar). Gempa susulan itu menyusul gempa terjadi berkekuatan Magnitudo 6,2 di Kabupaten Mamuju. Sementara itu, 45 orang dinyatakan tewas, 189 korban dirawat di RS Lapangan, dan 15 ribu korban masih mengungsi.

Berdasarkan data per 16 Januari 2021 pukul 02.00 WIB, Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana, melaporkan 189 orang di Kabupaten Mamuju mengalami luka berat dan kini dalam perawatan. Korban tewas diperkirakan masih banyak karena masih banyak reruntuhan dan puing bangunan, baik perkantoran maupun rumah, yang masih belum bisa diangkat karena keterbatasan peralatan. 

Demikian disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dr Raditya Jati,  di Jakarta, Sabtu (16/1/2021).

BACA JUGA:  Jawa Barat Menjadi Provinsi dengan Penambahan Kasus Covid-19 Paling Tinggi

Seperti diketahui, gempa yang terjadi di Sulawesi Barat, di Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju telah menewaskan 45 orang. Gempa pertama terjadi pada hari Kamis (14/01/2021) pukul 14.35 WITA dengan durasi sekitar 5 - 7 detik dengan kekuatan 5,9 SR.

Kemudian gempa kedua dengan skala yang lebih besar yaitu 6,2 SR yang terjadi pada hari Jumat (15/01/2021) pada pukul 02.28 WITA dini hari. Kemudian hari Sabtu (16/01/2021), terjadi gempa susulan dengan kekuatan M5,9.

Dr. Raditya mengungkapkan, di Kabupaten Majene, sekitar 637 orang mengalami luka ringan dan mendapatkan penanganan rawat jalan serta kurang lebih 15.000 orang mengungsi di 10 titik pengungsian. Saat ini, pasien yang dirawat di rumah sakit terdampak juga telah dievakuasi sementara ke RS Lapangan.

BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju, dan Kabupaten Polewali Mandar masih melakukan pendataan dan mendirikan tempat pengungsian serta beroordinasi dengan TNI - Polri, Basarnas, relawan, dan instansi terkait dalam upaya pencarian para korban terdampak gempa tersebut.

BACA JUGA:  Operasi SAR Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Menyisir ke Sekitar Beberapa Pulau dan Area Pantai

Hingga saat ini, Kabupaten Majene masih dilakukan proses perbaikan arus listrik, sehingga seluruh wilayah masih dalam keadaan padam. Sedangkan sebagian wilayah di Kabupaten Mamuju sudah dapat dialiri listrik dan sebagian lainnya masih mengalami gangguan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan gempa susulan masih akan terjadi. Untuk itu, BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terkait adanya potensi gempa susulan yang berkekuatan signifikan. (johara/win)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait