Modus Tanyakan Alamat, Tiga Orang Perampok Berhasil Rampas Perhiasan Warga

Kriminal —Sabtu, 16 Jan 2021 18:43
    Bagikan:  
Modus Tanyakan Alamat, Tiga Orang Perampok Berhasil Rampas Perhiasan Warga
Turwi warga Padaherang korban perampasan saat melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Padaherang (foto: ist)
POSKOTAJABAR,PANGANDARAN

Turwi salah seorang warga Dusun Kawarasan RT 08/04 Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menjadi korban perampasan yang dilakukan tiga orang pelaku. Sabtu (16/01/2021).

Akibatnya, korban mengalami kerugian puluhan juta lantaran perhiasan miliknya seperti Kalung seberat 30 gram, Gelang 1 dan Cincin 2 raib dirampas pelaku dengan modus menanyakan alamat.

Turwi mengungkapkan, peristiwa perampasan itu terjadi pada saat dirinya sedang melakukan bersih-bersih dihalaman depan rumahnya.

"Sewaktu saya tengah menyapu halaman, tiba-tiba ada dua orang yang turun dari mobil avanza putih menanyakan alamat arah jalan ke Cijulang," ujarnya kepada wartawan saat ditemui di Mapolsek Padaherang ketika membuat laporan polisi, Sabtu (16/01/2021).




Kemudian, kata dia, kedua orang tersebut mengajak dirinya kemobil 
dengan iming-iming akan diberi sesuatu oleh pelaku yang menunggu dan mengaku seorang ustad.

"Saya sempat menolak, tetapi ketika sudah dekat mobil pelaku langsung mendorong saya agar masuk ke dalam mobil, malah pelaku sempat menyeret dengan perlakuan kasar," akunya.

Setelah berada di dalam mobil,  dia mengaku sempat berteriak minta tolong,namun ketiga pelaku malah  memutar musik dengan kencang sambil menyuruh saya untuk diam dengan nada ancaman.




"Diam, kalau tidak diam saya bunuh, sambil menyumpalkan kain ke mulut," kata Turwi menirukan nada ancaman ketiga pelaku.

Turwi menyebutkan, para pelaku merampas semua perhiasan yang sedang saya pakai diantaranya, Gelang, Kalung dan Cincin.

"Semua perhiasan diambil paksa, kemudian saya di turunkan di blok Liposos jalan Raya Ciganjeng, Padaherang dan pelaku saat menurunkan sempat memberi uang sebesar Rp 50 ribu," tuturnya.






Akibat peristiwa tersebut, Turwi mengaku, alami kerugian mencapai belasan juta rupiah.

"Perhiasan yang gondol pelaku,  cincin 2 buah, gelang 1 buah dan kalung 1 pcs seberat 30 gram, atau sekitar Rp.12.600.000," sebutnya.

Sementara itu, Kapolsek Padaherang Iptu Aan Supriatna mengaku, pihaknya sudah menerima laporan dan akan ditindak lanjuti.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada, hindari dengan menggunakan perhiasan yang berlebihan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita harapkan," singkatnya. (dry)





Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait