Persib Bandung Meminta PSSI dan PT LIB Secepatnya Memutuskan Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Persib Bandung —Sabtu, 16 Jan 2021 20:01
    Bagikan:  
Persib Bandung Meminta PSSI dan PT LIB Secepatnya Memutuskan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono, meminta PSSI segera memutuskan masa depan sepak bola Indonesia. (Persib)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Persib Bandung meminta para pemangku kebijakan, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), secepatnya memutuskan masa depan sepak bola Indonesia. Keputusan ini, penting bagi klub dalam menentukan langkah serta mendorong bergeliatnya kembali sepak bola di Tanah Air.  Demikian aspirasi uang disampaikan Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB). Teddy Tjahjono, dalam pertemuan antara klub dan PT LIB, Jumat (15/01/2021). 

Menurut Teddy, Persib Bandung dan klub lainnya saat ini sangat membutuhkan pertandingan. Formatnya bisa berupa kompetisi atau turnamen.    "Pertemuan itu memang belum final. Baru meminta aspirasi dari setiap klub. Kami dari Persib Bandung, sangat mengerti situasi pandemi (Covid-19) saat ini. Tapi, sebagai klub profesional memang seharusnya kita berkompetisi," kata Teddy. 

BACA JUGA:  Kompetisi AFC U-16 dan AFC U-19 Tahun Ini Dibatalkan, Ini Alasannya!

Ia merujuk pada kompetisi di negara lain yang masih dapat berjalan, dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat. Hal tersebut tidak mustahil diterapkan di Indonesia.  "Di tengah pandemi, dalam situasi seperti ini negara lain juga sudah jalan (kompetisi)," ujarnya.
 
Teddy pun menyambut baik wacana penyelenggaraan Kompetisi Liga 1 2021 pada bulan Maret mendatang.  Pasalnya, sejak Maret 2020 seluruh tim hanya menunggu dalam ketidakpastian.  Namun, ia pun mengusulkan kompetisi liga dimulai pada bulan Agustus, mengikuti jadwal kompetisi di Eropa. Menurutnya, ini bisa menjadi solusi masalah tahunan yang selalu menghampiri sepak bola Indonesia. 

"Kita semua ingin liga bergulir lagi. Namun, dengan situasi saat ini, kita ada opsi bisa mengikuti jadwal Eropa. Jika mengikuti Eropa, proses merekrut pemain asing menjadi sama dengan klub-klub lain di Eropa,” jelasnya. 

Keuntungan lain dari pemilihan Agustus adalah pendaftaran wakil Indonesia ke kompetisi level Asia akan lebih mudah. Sebab, selama ini pendaftaran dilakukan di bulan November, namun kompetisi Indonesia baru berakhir Desember.

"Dengan kita mengikuti jadwal Eropa, kendala itu tak  terjadi lagi. Itu yang tadi saya sampaikan perlu dianalisa dan dipikirkan untuk kebaikan sepak bola di Indonesia ke depan. Kalau itu (opsi mulai Agustus) menjadikan sepak bola Indonesia lebih baik, oke kita putuskan Liga 2021-2022 mulai bulan Agustus," tuturnya. 

BACA JUGA:  PSSI Membentuk Tim Ad-Hoc untuk Mengimplementasikan Inpres No. 3 Tahun 2019

Andaikan disepakati awal Agustus, lanjut Teddy, tinggal memikirkan bagaimana mengisi kegiatan dari Maret sampai menjelang Agustus 2021. Ia kembali mengajak stakeholder untuk berdiskusi terkait hal tersebut. 

"Untuk mengisi kekosongan Maret sampai Agustus kita mau buat apa? Apakah melanjutkan Liga 2020? Kalau keburu, kalau tidak apa? Liga 2020 dilanjutkan dengan format berbeda. Jika tetap tidak mungkin, pakai format lainnya. Prinsipnya, sepak bola harus tetap berjalan," jelas Teddy. (nang's)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait