Sinopsis FTV Indosiar Suara Hati Istri, Sengsara Hidup Bersama Suami Yang Tidak Mau Susah

Gaya Hidup —Minggu, 17 Jan 2021 11:55
    Bagikan:  
Sinopsis FTV Indosiar Suara Hati Istri, Sengsara Hidup Bersama Suami Yang Tidak Mau Susah
FTV Indosiar Suara Hati Istri, Sengsara Hidup Bersama Suami Yang Tidak Mau Susah (foto:ist)



POSKOTAJABAR, JAKARTA.

FTV Indosiar Suara Hati Istri merupakan drama yang selalu menyajikan cerita memikat. Dengan judul di atas, dikisahkan Intan (27 tahun) baru pulang liburan dari Singapore bersama dengan putranya, Riris (7 tahun) dan Adit (5 tahun).

Intan bertanya, seharusnya mereka dua minggu di sana sesuai dengan VISA, tapi baru juga seminggu kenapa sudah disuruh pulang oleh Irwan (30 tahun), suaminya.

Suara Hati Istri

Irwan menangis bilang mereka bangkrut dan tidak punya apa-apa lagi. Intan dengan lembut menyabarkan Irwan. Hidup itu ada di atas dan ada di bawah. Selagi di atas harus rajin bersyukur, ketika di bawah pun tetap bersukur.

Yang terpenting mereka masih dikasih nikmat kumpul sama keluarga. Tidak disangka Irwan marah. Irwan bilang dia kaya dari dulu dan tidak pernah susah. Mudah untuk Intan yang dia angkat dari orang melarat ketika balik melarat, tapi dia beda.

 

BACA JUGA : Personel BPBD Tandu Pasien Covid-19 yang Meninggal Melewati Petak Sawah

 

Malamnya ketika waktu makan, Irwan membuka tutup makan dan kaget melihat menunya hanya tahu dan tempe. Irwan tanya mana sayurnya? Dagingnya? Buahnya?

Intan berkata uang yang mereka punya hanya cukup beli itu. Irwan bilang tidak mungkin seharusnya masih bisa untuk beli menu lengkap. Intan bilang emang masih bisa, tapi kan kita hidup masih beberapa minggu ke depan.

 

BACA JUGA : Gunung Semeru Muntahkan Awan Panas Hingga Lava Pijar, Levelnya Masih Waspada

 

Selagi kamu belum kembali bekerja kita makan seadanya dulu. Irwan marah-marah dan bilang jangan dimelarat-melaratin, hidup itu harus dinikmati.

Irwan minta untuk makan di luar. Intan kaget bilang jangan lakukan itu, kalau sampai mereka makan di luar, tabungan merekabisa habis. Irwan tidak perduli. Intan jadi berpikir bagaimana membuat menu murah yang membuat suaminya suka.

 

Suara Hati Istri

Esok hari ketika Irwan membuka tudung saji terlihat menu lengkap dari daging sampai buah. Irwan senang dan makan dengan lahap. Intan bersukur dia masak padahal biasa saja tapi dari bahan-bahan yang tidak begitu mahal.

Suatu hari Intan diberi tahu, Riris butuh uang untuk bayar sekolah sekalian karya wisata sekolah. Irwan bilang bayar saja kenapa laporan ke dia? Riris bilang uangnya sudah habis. Irwan marah bilang baru 3 minggu masa uang segitu sudah habis?

 

Pertengkaran Intan dan Irwan

Intan berkata karena Irwan yang banyak maunya. Menu harus lengkap, tiap malam harus ada camilan dan suka jalan-jalan.

Irwan marah karena disalahkan dan bilang Intan saja yang pikir dia sudah capek dan stres. Irwan lalu keluar. Intan geleng-geleng kepala lihat kelakuan suaminya.

Intan lalu membongkar lemari dan mengeluarkan perhiasan dari dalamnya. Intan bilang dia jual perhiasan itu, dia akan punya pegangan samai beberapa bulan dan masalah bayaran uang sekolah beres. Tapi untuk mencegahnya, dia akan coba cari kerja. Intan lalu lihat-lihat kontak HP-nya.

Intan senang menemukan nama Bos Erik. Intan ingat Bos Erik orangnya baik, usahanya banyak. Intan bilang nyimpan nomor relasi dari orang penting setiap ada kesempatan ketemu akhirnya adagunanya. Intan menghubungi Bos Erik. Tidak disangka ternyata Bos Erik memang lagi butuh sekretaris. Intan disuruh datang besok untuk wawancara. (dwa)

Editor: Dikki
    Bagikan:  


Berita Terkait