Syekh Ali Jaber Berdakwah dengan Santun dan Sejuk Pembawaannya, Ini Kata-kata yang Banyak Diingat Orang

Jawa Barat —Minggu, 17 Jan 2021 15:27
    Bagikan:  
Syekh Ali Jaber Berdakwah dengan Santun dan Sejuk Pembawaannya, Ini Kata-kata yang Banyak Diingat Orang
Syekh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau kebih dikenal dengan Syekh Ali Jaber sejuk pembawaannya dalam setiap dakwahnya. (beritadiy)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Ada peribahasa "gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, dan manusia mati meninggalkan nama". Itu dibuktikan oleh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber, habaib atau ulama asal Madinah, yang meninggal dunia Kamis (14/01/2021) lalu. Syekh yang dikenal dengan nama Ali Jaber itu, masih dikenang kebaikannya oleh siapapun. Ia dikenal kesantunannya dan sejuk pembawaannya dalam berdakwah. Bahkan, kata-katanya begitu indah untuk didengar dan dimaknai.

Almarhum yang lama mengisi acara dakwah dan juga Hafidz Quran di Stasiun Televisi RCTI itu, selalu sejuk dalam pembawaannya dalam setiap ceramah. Beliau tak segan-segan mencium tangan orang lain yang dianggapnya mulia. Bahkan mencium tangan seorang anak kecil yang ia kagumi karena kemampuannya membaca Alquran.

Dari tutur kata dan bahasdanya yang santun serta menyejukkan, banyak hikmah yang bisa kita ambil. Bukan sekedar kata dan bahasanya yang indah, tetapi bagaimana almarhum Syekh Ali Jaber mengajarkan kepada kita syariat Islam, tanpa harus menyinggung atau berseteru dengan orang lain, baik yang seagama maupun agama lain.

BACA JUGA:  Melintas ke Sukalarang Sukabumi Gunakan Knalpot Bising, Siap-Siap Saja Dicopot Polisi

Ia juga meminta kepada umat Islam untuk tidak belajar dari dirinya atau siapapun yang melakukan ceramah. Tetapi, belajar dan contohlah Nabi Muhammad SAW yang sunnahnya dianjurkan untuk kita laksanakan semua.

Berikut catatan kata-kata bijak Syaikh Ali Jaber:

1. Seingat saya, selama di Indonesia, saya tidak pernah menyakiti siapapun dan agama manapun.

2. Saya lahir di tanah Arab, biarkan saya meninggal di Indonesia.

3. Saya punya prinsip, orang yang punya salah kepada saya, akan saya doakan semoga Allah mengampuninya. Namun, ketika saya punya salah, saya berdoa, "Ya Allah, ampunilah saya."

4. Jangan pandangi wanita yang belum berhijab, jangan pandangi dia buruk. Barangkali dia punya dua rakaat tahajud di sisi Allah dan bisa terampuni dosa-dosanya.

5. Kita tidak tahu urusan manusia dengan Allah. Manusia punya rahasianya masing-masing dengan sang pencipta, Allah SWT.

6. Apabila orang lain punya salah, maafkanlah dia.

7. Belajarlah mengenai Islam dari Islam itu sendiri, jangan dari perilaku orang. Saya sendiri belum tentu menjadi contoh, tirulah Nabi Muhammad SAW.

8. Jangan memandang mereka dengan pandangan buruk, pandang mereka dengan sayang, kasihan, dan doakan.

9. Kalau saya tidak bisa menjaga nama baik negeri Indonesia, lebih baik cabut warga negara.

10. Saya lebih baik menjadi korban daripada mengorbankan umat. Saya tidak mau kasus ini dimanfaatkan oleh golongan tertentu.

11. Segala sesuatu yang Allah tetapkan untuk kita adalah kebaikan, walau dalam pandangan kita itu adalah keburukan.

12. Saya hanya menyampaikan Islam, tapi belum tentu saya menjadi contoh. Jadi, jangan tertipu dengan saya, tapi yakini tidak bakal tertipu dengan Islam.

13. Saya tidak suka membalas dendam.

14. Kemuliaan akhlak adalah inti daripada agama.

BACA JUGA:  Longsor Sumedang, Dua Korban Tanah Longsor Kembali Ditemukan, Korban Meninggal Jadi 31 Orang

15. Setiap kali saya ditimpa musibah, saya selalu mengucapkan,"Alhamdulilah, Inalillahi wainna ilayhi rajiuun."

16. Saya mempercayai satu hal, tidak ada sesuatu yang terjadi kebetulan. Seperti kata Umar bin Khattab bahwa kita lari dari takdir ke satu takdir lainnya. Emosi dan marah tidak akan mengubah apa pun yang sudah terjadi, justru akan menimbulkan musibah jauh lebih besar.

17. Tidak ada satu pun kata keluar kecuali Allah izinkan, kita harus belajar pasrah diri kepada Allah SWT.

18. Tidak cukup kita hanya berbicara dan retorika dalam mengungkapkan cinta, tapi wujudkanlah dalam perilaku.

19. Banyak orang mengaku cinta Nabi, tapi apakah perilakunya seperti Nabi?

20. Jangan pernah sungkan untuk menerima masukan orang dan meminta maaf.

Demikian beberapa kata-kata bijak Syekh Ali Jaber yang bisa dijadikan pegangan hidup kita. Semoga bermanfaat. (nang's)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait