DPKP3 Kota Bandung Akan Merevitalisasi dan Membangun Sejumlah Taman pada Tahun 2021

Jawa Barat —Minggu, 17 Jan 2021 16:37
    Bagikan:  
DPKP3 Kota Bandung Akan Merevitalisasi dan Membangun Sejumlah Taman pada Tahun 2021
Kepala Bidang Pertamanan DPKP3 Kota Bandung, Rikke Siti Fatimah. (Humas Pemkot Bandung)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Selama pandemi Covid-19, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung masih menutup sejumlah taman tematik. Namun, DPKP3 tetap memperbaiki dan merawat taman-taman di Kota Bandung. Bersamaan dengan itu, pada tahun 2021 DPKP3 akan merevitalisasi dan membangun sejumlah taman.

Kepala Bidang Pertamanan DPKP3 Kota Bandung, Rikke Siti Fatimah, mengatakan, ada dua fokus pembangunan. Yaitu merevitalisasi taman pasif yang berada di kawasan Viaduct dan membangun taman Alun-alun Rancasari.

BACA JUGA:  Syekh Ali Jaber Berdakwah dengan Santun dan Sejuk Pembawaannya, Ini Kata-kata yang Banyak Diingat Orang

"Untuk di Viaduct, konsepnya taman pasif. Di sana trotoarnya lumayan besar jadi warga bisa berselfie dengan background keindahan taman patung Laswi dan Taman Patung Pemuda Pelajar," kata Riekke, Jumat (15/01/2021).

Sedangkan untuk Alun-alun Rancasari akan dibangun di Perumahan Margahayu Raya. Taman tersebut berkonsep seperti Alun-alun Ujungberung.

"Ada lapangan yang biasa dipakai untuk Salat Id, warga Rancasari ingin lapangan itu lebih multifungsi. Jadi, konsepnya seperti Alun-alun Ujungnerung, saat ini masih tahap desain," tutur Riekke.

Hadirnya dua taman tersebut, diharapkan bisa meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat Kota Bandung, khususnya warga Rancasari.

BACA JUGA:  Dua Titik Irigasi di Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi Longsor, 30 Hektar Sawah Terancam Kekeringan

Tak hanya itu, sejak tahun 2013 sampai 2020, DPKP3 memiliki program membangun 1 RW 1 Taman Bermain. Hingga kini, sudah ada 241 taman RW yang tersebar di 30 Kecamatan di Kota Bandung.

"Untuk tahun ini kami menargetkan 30 taman RW. Nantinya, setiap RW itu memiliki taman untuk beraktivitas masyarakat. Karena masyarakat butuh RTH (Ruang Terbuka Hijau) untuk beraktivitas. Dan untuk meningkatkan happyness warga Kota Bandung," ujarnya.(nang's)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait