Kasus Positif Covid-19 Terus Meningkat Selama Satu Pekan Ini Mencapai Angka 907.929

Jawa Barat —Minggu, 17 Jan 2021 20:35
    Bagikan:  
Kasus Positif Covid-19 Terus Meningkat Selama Satu Pekan Ini Mencapai Angka 907.929
Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo. (BNPB)

POSKOTAJABAR, JAKARTA. 

Kasus positif Covid-19 terus meningkat selama satu pekan ini. Bahkan, pada hari Minggu (17/01/2021) sudah mencapai angka 907.929 orang, setelah ada penambahan sebanyak 11.287 orang. Demikian data dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per hari Minggu (17/01/2021). Peningkatan kasus positif Covid-19 itu menunjukkan penularan penyakit tersebut masih tinggi di tengah masyarakat.

Sedangkan mereka yang meninggal dunia akibat Covid-19 per hari Minggu (17/01/2021) bertambah sebanyak 220 orang. Kabar baiknya, juga terjadi dengan adanya pasien sembuh dari Covid-19 bertambah sebanyak 9.102. Dengan demikian pasien sembuh secara nasional sudah menjadi 736.460 orang.

Pada Minggu (17/01/2021) DKI Jakarta, masih menempatkan posisi tertinggi dalam penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak  3.395 orang, dan  Jawa Tengah berada pada posisi kedua dengan penambahan 1.855 orang.

BACA JUGA:  Korban Gempa di Sulawesi Barat Mencapai 73 Orang Meninggal Dunia dan 554 Orang Luka-luka, Ini Rinciannya!

Juru Bicara Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito, mengatakan, masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan, 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun) dan menghindari kerumunan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, meminta penangananan pengungsian warga yang terdampak gempa bumi Sulawesi Barat (Sulbar) agar memisahkan antara kelompok rentan dengan usia muda. Hal tersebut dilakukan guna mencegah penularan dan mengantisipasi adanya potensi risiko penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 di tempat pengungsian.

"Di pengungsian diharapkan ada pemisahan antara kelompok rentan dengan kelompok yang berusia muda. Kelompok rentannya harus kita lindungi karena ada Covid-19,” jelas Doni.

BACA JUGA:  4,836 Kotak Es Krim Terkontaminasi Virus Covid-19, Ahli Berpendapat Tidak Perlu Menimbulkan Kepanikan

Adapun yang dimaksud dalam kelompok rentan adalah bagi mereka yang berusia lanjut, warga yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid, ibu hamil, ibu menyusui, disabilitas, balita, dan anak-anak.

Selain itu, Doni Monardo yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 itu juga memberikan dukungan berupa alat test cepat antigen untuk memeriksa dan menelusuri adanya penularan COVID-19 di lingkungan pengungsian."Nanti akan ada proses swab antigen, untuk kita menjamin para pengungsi tidak terpapar COVID-19,” kata Doni. (johara/tha)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait