BPBD Kota Cimahi Tangani Longsor Perkebunan Milik Asep

Jawa Barat —Senin, 18 Jan 2021 19:50
    Bagikan:  
BPBD Kota Cimahi Tangani Longsor Perkebunan Milik Asep
Tanah perkebunan milik Asep yang mengakibatkan longsor dan menutupi aliran sungai Cimahi. (fot:bagdja)
POSKOTAJABAR, CIMAHI.

Karena telah terjadi longsor di kebun milik Asep (55) di wilayah Kampung Ciuyah RT 06/RW 12 Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi. Pihak dari Badan Penanggulangan Bencana   Daerah (BPBD) Kota Cimahi melakukan penanggulangan terhadap bencana longsor tersebut.

Akibat dari material longsoran tanah tersebut, juga menutupi aliran Sungai Cimahi, dan mengakibatkan terputusnya aliran Sungai Cimahi.

Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi longsoran tanah susulan, pihak Pemkot Cimahi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) dibantu warga sekitar membuat tembok penahan tanah (TPT) yang terbuat dari karung berisi material tanah.


BACA JUGA  : 8 Hal Penting yang Kamu Perhatikan Sebelum Mendaftar SNMPTN 2021


Seperti apa yang dituturkan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, Asep Bahtiar. Menurut Asep, bahwa longsor tersebut terjadi akibat kontur tanah yang labil.


"Longsornya terjadi di area kebun milik warga, dan juga menutupi saluran sungai. Jadi sungainya meluap, makanya airnya turun ke area kebun warga," Jelasnya.

Bahkan kata Asep kembali, longsoran tanah tersebut tidak sampai mengancam pemukiman warga karena jaraknya cukup jauh.

"Kalau jarak ke pemukiman cukup jauh sehingga dari faktor keamanan masyarakat cukup aman. Insya Allah tidak akan mengganggu aktivitas warga atupun keselamatan warga," katanya.




Meski begitu, kata Asep, pihaknya dan DPKP sudah berkoordinasi untuk mengantisipasi agar tidak terjadi lagi longsor. 

"Jangan sampai longsoran ini terus ke bawah, karena kalau ke bawah ini ujungnya ke jurang sebenarnya, hanya saja mengikis yang atasnya," terang Asep.

Pihak BPBD-pun sudah memberikan bantuan sebanyak 450 karung ukuran 50 kilogram untuk pembuatan TPT sementara. 

"Kita terus koordinasi dengan wilayah. Kita upayakan agar tidak terjadi longsor susulan dengan membuat TPT sementara dengan karung, kedepannya mungkin akan diperkuat dengan pembuatan bronjong," pungkasnya. (Bagdja)






Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait